Kompas.com - 17/09/2017, 10:23 WIB
|
EditorCaroline Damanik

SINGAPURA, KOMPAS.com - Sebanyak 2.000 warga Singapura termasuk dua mantan calon presiden turun, Sabtu (16/9/2017) sore, menggelar protes terhadap pemilihan presiden di negeri pulau itu.

Pemandangan langka ini terjadi di Taman Hong Lim, satu-satunya area di mana unjuk rasa diizinkan di Singapura.

Seperti dilaporkan sejumlah media Singapura, warga yang kebanyakan berbusana serba hitam menggelar protes bisu sebagai bentuk kemarahan mereka karena tidak dapat menggunakan hak suaranya.

Tua muda turun ke jalan membawa spanduk berbunyi #notmypresident tagar yang ramai di negeri Singa dalam beberapa hari terakhir sebagai bentuk kekesalan terhadap terpilihnya Halimah Yacob sebagai presiden.

Ada juga yang membawa spanduk bertuliskan “Demokrasi telah mati di Singapura”, ‘Sebagai warga, saya tidak punya hak memilih”, serta “Saya menentang pilpres 2017”.

“Tidak ada yang memilih Halimah, dia ditunjuk sebagai Presiden,” teriak pengunjuk rasa.

(Baca juga: Halimah Yacob, dari Penjual Nasi Padang ke Istana Presiden Singapura)

Tan Cheng Bock dan Tan Jee Say, dua capres yang bertarung di Pilpres 2011 ikut meramaikan aksi unjuk rasa. Kehadiran Tan Cheng Bock menyita perhatian. Cheng Bock adalah mantan anggota parlemen dari Partai berkuasa Partai Aksi Rakyat (PAP).

Politisi kawakan berusia 77 tahun itu adalah anggota parlemen dari konstituensi Ayer Rajah selama 26 tahun dari 1980 sampai 2006. 

Politisi senior ini tidak mengeluarkan pernyataan namun ikut menyalami sejumlah hadirin sebagai bentuk solidaritas. Adapun dia telah mengucapkan selamat kepada Halimah melalui laman Facebooknya. Namun Cheng Bock juga menuliskan bahwa warga Singapura tidak marah terhadap Halimah melainkan terhadap proses pemilihan presiden yang berlangsung walkover tanpa kontes.

Cheng Bock telah mendeklarasikan maju di Pilpres 2017 dan menjadi favorit untuk menang. Namun perubahan konstitusi yang mengkhususkan pilpres tahun ini hanya dapat diikuti capres dari suku Melayu menyudahi ambisi politiknya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
NASIONAL
Anies Baswedan
Anies Baswedan
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.