Kompas.com - 30/08/2017, 10:55 WIB
EditorPascal S Bin Saju

KCNA  tersebut juga mengatakan, proyektil tersebut adalah rudal jarak menengah Hwasong-12, jenis yang sama dengan yang rencananya akan ditembakkan Korut ke pangkalan militer AS di Guam.

Baca: Rudal Korut Melintasi Jepang, Apa yang Bisa Dilakukan Dunia Luar?

Pernyataan para pemimpin Korut tersebut, yang disampaikan melalui KCNA, corong resmi pemerintah komunis itu, menunjukkan bahwa Korut tidak berniat menghentikan semua rencana untuk melakukan serangkaian uji rudalnya.

Presiden AS Donald Trump mengatakan, Korut telah menunjukkan “penghinaan terhadap tetangganya" dan bahwa "semua opsi ada di atas meja" untuk merespons aksi Korut itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.