Korut Menguji Lagi Tiga Rudal Balistik, Semuanya Gagal

Kompas.com - 26/08/2017, 09:34 WIB
Ilustrasi KCNAIlustrasi
EditorPascal S Bin Saju

SEOUL, KOMPAS.com - Rezim Korea Utara ( Korut) kembali menembakkan tiga peluru kendali (rudal) balistik jarak pendek, Sabtu (26/8/2017) pagi, dari lepas pantai timur negera itu.

Militer Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel) menyebutkan, ketiga rudal itu berakhir dengan kegagalan. Bahkan, salah satunya meledak sesaat setelah ditembakkan, demikian dilaporkan The Guardian.

Peluncuran tiga rudal jarak pendek itu terjadi pada saat AS dan sekutunya Korsel sedang menggelar latihan militer yang oleh Korut disebut sebagai persiapan untuk invasi.

Komando Pasifik Militer AS mendeteksi peluncuran tiga rudal balistik jarak pendek itu. Dua proyektil gagal dalam penjelajahan dan yang ketiga meledak seketika setelah ditembakkan.


Baca: Korut Balas Amarah Trump dengan Ancaman Rudal ke Pangkalan AS di Guam

Menurut Komando Pasifik, tiga rudal itu tidak menimbulkan ancaman bagi daratan AS dan Guam di Pasifik, yang awal bulan ini diancam akan berada "dalam lautan api" oleh Korut.

Militer Korsel mengatakan, beberapa proyektil jarak pendek telah ditembakkan dari pesisir Provinsi Kangwon dan melesat sejauh 250 ke arah timur laut sebelum akhirnya jatuh di laut.

Otoritas mata-mata AS dan Korsel sedang menganalisa jalur lintasan proyektil tersebut dan data lainnya untuk mengidentifikasi ketiga rudal tersebut.

"Militer melakukan pengawasan ketat terhadap Korut untuk mengantisipasi provokasi lebih lanjut," tambah pejabat Korut.

Baca: Meski Diancam Korut, Latihan Perang AS-Korsel Tetap Digelar

Korut cenderung menguji coba rudal balistik atau proyektil lainnya - termasuk peluncur roket jarak jauh – sebagai reaksi atas latihan militer gabungan AS-Korsel.

Puluhan ribu tentara Korsel dan AS ikut serta dalam latihan militer gabungan bersandikan “Ulchi Freedom Guardian”, sebuah simulasi komputer yang berlangsung selama dua minggu.

Latihan itu dilakukan beberapa minggu setelah Korut dan AS terlibat perang kata-kata yang berujung pada adanya ancaman Korut untuk menembakkan rudalnya ke pangkalan militer AS di Guam.

Baca: Korut Akui Tembakkan Rudal Terbaru, Hwasong-12

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X