Kompas.com - 26/06/2017, 07:11 WIB
Sebuah kapal pesiar tenggelam di sebuah waduk di Kolombia, Minggu (25/6/2017), menyebabkan sedikitnya Teleantooquia/The GuardianSebuah kapal pesiar tenggelam di sebuah waduk di Kolombia, Minggu (25/6/2017), menyebabkan sedikitnya
EditorPascal S Bin Saju

BOGOTA, KOMPAS.com – Tiga orang tewas dan 30 orang hilang setelah kapal wisata yang membawa lebih dari 150 orang tenggelam di sebuah waduk di Kolombia barat daya, Minggu (25/6/2017).

Pejabat bungkam ketika ditanya tentang penyebab kapal Almirante, kapal yang memiliki empat dek itu, tenggelam di waduk El Penol di kota wisata Guatape, tempat di mana para turis asing menikmati salah satu layanan kapal wisata terbaik di Kolombia.

"Hingga sejauh ini sudah tiga orang ditemukan,” dan "sekitar 30 orang hilang," kata komandan polisi Jorge Hernando Nieto kepada BluRadio, sebagaimana diteruskan kantor berita Perancis, AFP.

Angkatan Udara Kolombia telah mengerahkan sebuah helikopter untuk membantu operasi penyelamatan para korban.

Baca: Kapal Tenggelam, 7 Penumpang Selamat Terbawa Ombak ke Pantai

Waduk yang menjadi tempat wisata itu terletak sekitar 68 kilometer dari kota Medellin dan merupakan salah satu obyek wisata yang paling menari turis asing di sana.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan saat-saat kapal itu tenggelam dan belasan perahu, kapal cepat, dan sampan berusaha mendekati obyek untuk menyelamatkan turis.

“Situasinya tampa serius,” kata seorang pejabat di pemerintahan lokal di Antioquia.

Pejabat tersebut mengatakan, orang-orang yang berhasil diselamatkan sedang dibawa ke rumah sakit terdekat di Guatape.

Presiden Juan Manuel Santos mengatakan di Twitter  bahwa angkatan udara dan layanan darurat telah dikerahkan ke lokasi dalam kerja sama dengan petugas darurat di Guatape.

"Kami siap untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan,” demikian Santos berkicau.

Baca: Kapal Tenggelam, 73 Penumpang Tewas, Nakhoda Diseret ke Meja Hijau

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.