Kompas.com - 16/06/2017, 22:54 WIB
EditorPascal S Bin Saju

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Dipimpin dua bersaudara Omarkhayam Romato Maute dan Abdullah Maute, kelompok Maute memiliki anggota-anggota yang paling cerdik, terlatih, dan canggih dibandingkan kelompok pro-Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) lainnya di Filipina.

Faksi pro-ISIS dari Abu Sayyaf, pimpinan Isnilon Hapilon dibantu oleh warga Malaysia, Mahmud Ahmad, disebut-sebut sebagai otak di balik aliansi Maute-Abu Sayyaf.

"Mahmud adalah ahli strategi bagi Hapilon dan dia memiliki hubungan langsung dengan Katibah Nusantara di Suriah dan Irak," kata sumber keamanan Channel News Asia (CNA).

Katibah Nusantara adalah batalion ISIS di wilayah Asia Tenggara.

Baca: Apa yang Terjadi di Marawi, dan Siapa Isnilon Hapilon?

“Kemunculan koalisi Maute-Abu Sayyaf ini, yang memiliki hubungan lebih dekat dengan kaum Islamis di luar negeri dibandingkan dengan kelompok lokal mana pun sebelumnya, menandai kegagalan pemerintah dalam memahami bagaimana telah berubahnya bentuk ekstremisme di Filipina," kata Sidney Jones, Direktur IPAC dalam tulisan kolom di New York Times.

Jones menambahkan Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah mengabaikan ancaman yang semakin besar itu.

Kegagalan ini dibayar mahal oleh pemerintah karena militan kini menguasai 20 persen kota Marawi, namun ISIS sendiri mengklaim telah menguasai dua per tiga kota itu, demikian CNA.

 Baca: Duterte: Saya Akan Keras demi Menjaga Filipina

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.