Polisi Filipina Tembak Mati Pria Penyerang Sebuah Kasino

Kompas.com - 02/06/2017, 06:55 WIB
Pasukan khusus kepolisian Filipina bersiaga di hotel Resort World International di Manila tempat serangan kasino terjadi. NOEL CELIS / AFP Pasukan khusus kepolisian Filipina bersiaga di hotel Resort World International di Manila tempat serangan kasino terjadi.
EditorErvan Hardoko

MANILA, KOMPAS.com - Kepolisian Filipina, Jumat (2/6/2017). menembak mati seorang pria yang menembaki pengunjung sebuah kasino di ibu kota Manila.

"Dia (tersangka) sudah tewas. Dia ditembak petugas kami," kata kepala kepolisian Filipina Ronald dela Rosa, kepada stasiun televisi GMA.

Sebelumnya, seorang pria bersenjata melepaskan tembakan dari senapan serbu yang dibawanya ke arah pengunjung sebuah kasino di kota Manila, Filipina.

Baca: Parlemen Jepang Hanya Butuh 15 Menit untuk Setujui RUU Legalisasi Kasino

Akibatnya, para pengunjung berlarian dengan panik dari kasino Resort World Manila, yang terletak di seberang salah satu terminal utama bandara internasional Manila.

Kepala kepolisan Filipina, Ronald dela Rosa mengatakan, senjata yang digunakan pria itu adalah sebuah senapan serbu M4.

Sejauh ini kepolisian belum bisa memastikan apakah penembakan itu sebuah serangan teroris atau aksi kriminal biasa.

Dela Rosa menambahkan, pria bersenjata itu kemungkinan besar beraksi sendirian. Dia berjalan ke ruang judi dan menembak sebuah televisi raksasa.

Setelah menembak, dia menyiramkan bensin ke meja judi dan kemudian membakarnya.

Dela Rosa menambahkan, pria itu juga menembaki ruang penyimpanan koin judi dan mengisi tas ranselnya dengan koin-koin itu.

Sementara itu, Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengklaim pria bersenjata itu adalah salah seorang pengikutnya.

Baca: Filipina Ingin Tarik Lebih Banyak Turis ke Kasino

"Sejauh ini kami belum bisa mengaitkan serangan dengan aksi terorisme," ujar Dela Rosa.

Kemungkinan besar, serangan ini hanyalah sebuah upaya perampokan, indikasinya pria itu mencuri koin-koin yang biasa digunakan untuk berjudi.



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X