Pejuang Muslim Moro Ingin Bantu Tentara Perangi Militan di Marawi

Kompas.com - 30/05/2017, 07:14 WIB
TED ALJIBE / AFP Ratusan warga kota Marawi yang mengungsi akibat baku tembak di kota itu kini ditempatkan di sebuah lokasi penampungan ke arah selatan kota yang sebagian wilayahnya masih diduduki kelompok militan Maute.

ZAMBOANGA CITY, KOMPAS.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah menerima tawaran pemimpin Front Nasional Pembebasan Moro ( MNLF) untuk mengerahkan anggotanya membantu tentara melawan kelompok militan Maute.

Saat mengunjungi para tentara yang terluka di Jolo, Sabtu (27/5/2017), Duterte menyerukan agar Front Pembebasan Islam Moro (MILF) dan Tentara Rakyat Baru (NPA) mengikuti langkah Nur Misuari.

Baca: Benarkah Kelompok Teroris Maute Telah Kuasai Kota Marawi?

Saat itu, Duterte mengutip penggalan surat yang dikirimkan Nur Misuari yang mengatakan 5.000 pejuang MNLF akan dikerahkan untuk melawan teroris.

Dalam surat itu, ujar Duterte, insiden di Marawi menjadi kesempatan bagi MNLF untuk menunjukkan niat baik mereka membantu pemerintah memulihkan perdamaian di Mindanao, terutama di Marawi.

Kini, Presiden Duterte tengah mempertimbangkan tawaran itu termasuk usulan agar meminta bantuan MILF dan NPA untuk melawan Maute.

Sebagai imbalan, pemerintah akan membayar para gerilyawan itu dengan jumlah uang dan tunjangan seperti yang diterima anggota militer Filipina.

"Saya meminta kepada para pejuang MILF dan MNLF bahwa konflik ini akan berjalan lama dan jika kalian ingin bergabung bersama republik, saya akan memperlakukan kalian seperti tentara," ujar Duterte.

"Saya akan memberikan hak-hak yang sama kepada kalian seperti kepada tentara dan saya juga akan membangunkan rumah bagi kalian di beberapa daerah," tambah dia.

Duterte juga menyeru kepada pemberontak komunis NPA agar meninggalkan pemimpin mereka untuk bergabung dengan tentara dan memerangi teroris ISIS.

Duterte menambahkan, para gerilyawan NPA sebenarnya telah ditipu pimpinan mereka yang mendapatkan keuntungan paling besar dari pajak revolusi dan uang yang mereka peras dari rakyat.

"Saya akan bentuk divisi baru bagi kalian, tak perlu lagi kualifikasi,  sebab kalian sudah tahu cara menembak. Saya ingin menjadikan kalian tentara Republik Filipina," tambah Duterte.

Baca: Umat Muslim Kota Marawi Lindungi Warga Kristen dari Militan Maute

Sementara itu juru bicara militer Filipina Brigjen Restituto Padilla mengatakan, sebenarnya proses rekrutmen para gerilyawan menjadi tentara sudah mulai berlangsung.

Padilla menyambung, sebelumnya para gerilyawan MNLF dan Tentara Pembebasan Rakyat Cordillera juga sukses diintegrasikan ke dalam kemiliteran.

Dia menambahkan, pernyataan Duterte itu untuk menekankan perlunya ada persatuan untuk menghadapi musuh bersama yaitu militan pro-ISIS.




Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorErvan Hardoko

Terkini Lainnya

Sampaikan Dukacita, Erdogan Sebut Morsi sebagai Martir

Sampaikan Dukacita, Erdogan Sebut Morsi sebagai Martir

Internasional
Mantan Presiden Mesir Mohamed Morsi Meninggal di Tengah Persidangan

Mantan Presiden Mesir Mohamed Morsi Meninggal di Tengah Persidangan

Internasional
Ledakan Misterius Terjadi di Perbatasan China dan Korea Utara

Ledakan Misterius Terjadi di Perbatasan China dan Korea Utara

Internasional
Dilanda Kekeringan, Namibia Bakal Jual 1.000 Satwa Liar

Dilanda Kekeringan, Namibia Bakal Jual 1.000 Satwa Liar

Internasional
Diundang Kim Jong Un, Xi Jinping Akan Kunjungi Korea Utara Pekan Ini

Diundang Kim Jong Un, Xi Jinping Akan Kunjungi Korea Utara Pekan Ini

Internasional
Protes Kekerasan oleh Pasien, Ribuan Dokter di India Gelar Aksi Mogok

Protes Kekerasan oleh Pasien, Ribuan Dokter di India Gelar Aksi Mogok

Internasional
Kisah Peluncuran 'Discovery STS-51G', Bawa Astronot Muslim Pertama

Kisah Peluncuran "Discovery STS-51G", Bawa Astronot Muslim Pertama

Internasional
Cadangan Uranium Iran Bakal Melebihi Batas pada 27 Juni

Cadangan Uranium Iran Bakal Melebihi Batas pada 27 Juni

Internasional
Viral soal Pengendara Tertib Berlalu Lintas di India, Ini Penjelasannya

Viral soal Pengendara Tertib Berlalu Lintas di India, Ini Penjelasannya

Internasional
Jumlah Hulu Ledak Nuklir di Dunia Dilaporkan Menurun tapi Lebih Modern

Jumlah Hulu Ledak Nuklir di Dunia Dilaporkan Menurun tapi Lebih Modern

Internasional
Pemerintah Saudi Tutup Kelab Malam 'Halal' di Hari Pembukaannya

Pemerintah Saudi Tutup Kelab Malam "Halal" di Hari Pembukaannya

Internasional
Otoritas Bangladesh Ubah Menu Sarapan di Penjara Setelah 200 Tahun

Otoritas Bangladesh Ubah Menu Sarapan di Penjara Setelah 200 Tahun

Internasional
Mencoba Trik Sulap Houdini, Pesulap Ini Malah Menghilang di Sungai

Mencoba Trik Sulap Houdini, Pesulap Ini Malah Menghilang di Sungai

Internasional
Presiden Brasil: Kriminalisasi Homofobia Justru Rugikan Kaum Gay

Presiden Brasil: Kriminalisasi Homofobia Justru Rugikan Kaum Gay

Internasional
Gelar Misa Perdana di Gereja Notre Dame, Uskup Agung Paris Pakai Helm Putih

Gelar Misa Perdana di Gereja Notre Dame, Uskup Agung Paris Pakai Helm Putih

Internasional

Close Ads X