Hari Ini dalam Sejarah: Adolf Hitler Mengakui Kekalahan Jerman

Kompas.com - 22/04/2017, 15:00 WIB
Dalam foto yang diambil pada 1942 ini terlihat Adolf Hitler bersama kekasihnya, Eva Braun. Keduanya kemudian menikah pada 29 April 1945 sebelum bunuh diri bersama sehari setelahnya. Bundesarchiv via WikipediaDalam foto yang diambil pada 1942 ini terlihat Adolf Hitler bersama kekasihnya, Eva Braun. Keduanya kemudian menikah pada 29 April 1945 sebelum bunuh diri bersama sehari setelahnya.
EditorErvan Hardoko

KOMPAS.com - Hari ini, 22 April 1945, Perang Dunia II sudah mendekati detik-detik terakhirnya, ketika Tentara Merah Rusia secara praktis sudah mengurung Berlin.

Adolf Hitler, yang berlindung di sebuah bunker bawah tanah untuk pertama kalinya, mengakui kekalahan Jerman lalu memutuskan tetap tinggal di Berlin dan bunuh diri.

Pada akhir 1944, Jerman sudah amat terjepit. Pasukan Sekutu yang dimotori Amerika Serikat dan Inggris mulai bergerak dari arah barat menuju Berlin.

Sementara dari timur, pasukan Rusia yang dipimpin Jenderal Georgy Zhukov dan dimotori pasukan Kossack juga bergerak cepat menuju jantung Jerman.

Baca: Pesawat Telepon Bekas Adolf Hitler Terjual Rp 3,3 Miliar

Upaya terakhir Hitler untuk mencari celah saat menggelar serangan di hutan Ardennes, Belgia yang dikenal sebagai "The Battle of Bulge" pada 16 Desember 1944 tak mampu mematahkan gerak maju sekutu.

Melihat tak ada lagi kemungkinan untuk memenangkan perang dan satu-satunya jalan agar bangsa Jerman selamat adalah menyerah tanpa syarat.

Namun, Hitler memberi perintah terakhirnya yaitu menghancurkan infrastruktur industri agar jangan jatuh ke tangan sekutu.

Menteri Persenjataan Albert Speer diberi tugas berat menjalankan kebijakan bumi hangus tersebut, tetapi diam-diam Speer tak menjalankannya.

Pada 20 April 1945, tepat di hari ulang tahunnya yang ke-56, untuk terakhir kalinya Hitler keluar dari Fuhrerbunker yang dibangun di bawah tanah.

Di taman Gedung Kanselir yang sudah berantakan, dia memberikan penghargaan Salib Besi kepada sejumlah anak-anak anggota organiasi Remaja Hitler yang memerangi Tentara Merah di batas kota Berlin.

Pada 21 April 1945, Batalion Belorusia Ke-1 pimpinan Jenderal Zhukov berhasil menembus garis depan Jerman yang dipertahankan pasukan Batalion Vistula pimpinan Jenderal Gotthard Heinrici.

Dengan cepat, Tentara Merah bergerak ke batas kota Berlin. Meski demikian Hitler belum mau menyerah dan masih berharap pasukan pimpnan Jenderal Felix Steiner bisa menahan gerak maju Rusia.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X