Untuk Kedua Kalinya, "Kompas" Rebut Desain Koran Terbaik Asia

Kompas.com - 19/04/2017, 23:32 WIB
Redaktur Pelaksana harian Kompas, Mohammad Bakir (tengah), menerima penghargaan perunggu untuk kategori koran desain terbaik di ajang Asian Media Awards ke-16 WAN-IFRA  yang disampaikan oleh Chief Executive Officer (CEO) New Straits Times Press (Malaysia) Berhad (NSTP) Datuk Abdul Jalil Hamid (kiri), di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (19/4/2017). 
KOMPAS.COM/AMIR SODIKINRedaktur Pelaksana harian Kompas, Mohammad Bakir (tengah), menerima penghargaan perunggu untuk kategori koran desain terbaik di ajang Asian Media Awards ke-16 WAN-IFRA yang disampaikan oleh Chief Executive Officer (CEO) New Straits Times Press (Malaysia) Berhad (NSTP) Datuk Abdul Jalil Hamid (kiri), di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (19/4/2017).
Penulis Amir Sodikin
|
EditorAmir Sodikin

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Di ajang Asian Media Award 2017 WAN-IFRA, harian Kompas kembali menerima penghargaan desain terbaik untuk kategori desain terbaik (Best in Design) subkategori desain halaman satu koran (Best Newspaper Front Page Design). 

Kali ini, Kompas mendapatkan perunggu (bronze). Harian Kompas menjadi satu-satunya media massa di Indonesia yang menerima penghargaan di kategori desain terbaik (Best in Design) di tingkat Asia tersebut. Ratusan koran dan majalah telah mengirimkan karya mereka ke WAN-IFRA. 

Asian Media Awards 2017 ke-16 merupakan ajang perebutan penghargaan prestius di industri media Asia. Acara digelar oleh WAN-IFRA, sebuah asosiasi media massa dan penerbitan global yang kini beranggotakan lebih dari 18.000 penerbitan, 15.000 situs daring, dan sekitar 3.000 perusahaan di lebih dari 120 negara.

Penganugerahan gelar desain terbaik ini disaksikan oleh Perdana Menteri Malaysia, Najib Tun Razak, di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (19/4/2017). Penyerahan penghargaan ini bertepatan dengan acara Publish Asia yang juga digelar WAN-IFRA. 

Redaktur Pelaksana harian Kompas, Mohammad Bakir, menerima penghargaan tersebut yang disampaikan oleh Chief Executive Officer (CEO) New Straits Times Press (Malaysia) Berhad (NSTP) Datuk Abdul Jalil Hamid.

KOMPAS/AMIR SODIKIN Untuk kedua kalinya di ajang penghargaan paling bergengsi industri media Asia, Asian Media Awards ke-16 tahun 2017, harian Kompas kembali mendapatkan penghargaan di kategori desain terbaik (Best in Design). Kali ini, Kompas menyabet panghargaan perunggu (bronze) untuk subkategori desain halaman satu koran (Best Newspaper Front Page Design), di Kuala Lumpur, Rabu (19/4/2017).
Penghargaan desain halaman satu tersebut untuk headline berjudul "Bangkit Bersama Lawan Terorisme". Bakir mengatakan, produk tersebut merupakan headline berita edisi 15 Januari 2016, terkait pemberitaan teror bom Sarinah, Jakarta.

Untuk penghargaan perak, diterima oleh Bangkok Post, dan emas diterima oleh The Straits Times/The Sunday Times.

Dewan Juri terdiri dari belasan orang yang berkompeten di bidangnya, di antaranya ada Juan Velasco, Pendiri 5W Infographics LLC Amerika Serikat; Hans Peter Janisch, Konsultan Desain; dan Juan Señor dari Innovation International Media Consulting Group di Inggris.

Emas di tahun 2010
Di ajang yang sama di tahun 2010, untuk kategori desain terbaik, Kompas pernah mendapatkan emas untuk kategori desain terbaik halaman satu. Headline "Selamat Jalan, Gus..." saat itu memberitakan wafatnya Gus Dur.

Selain kategori desain terbaik, di Asian Media Awards, Kompas sudah berkali-kali mendapat penghargaan di kategori lain. Bahkan, pada tahun 2012, Kompas pernah memborong semua penghargaan emas, perak, dan perunggu untuk kategori Best in Photojournalism subkategori olahraga. Plus, di tahun ini mendapat perunggu untuk Best in Community Award.

Di tahun 2013, Kompas kembali mendapatkan emas untuk kategori Best in Photojournalism, subkategori olahraga. Di tahun 2014, Kompas mendapatkan perunggu untuk kategori Best in Photojournalism subkategori fotografi berita. 




Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X