Kompas.com - 31/03/2017, 14:05 WIB
EditorErvan Hardoko

TOKYO, KOMPAS.com - Sebuah armada kapal penangkap paus Jepang, Jumat (30/3/2017), kembali setelah melakukan perburuan paus tahunan di perairan Antartika sejak November tahun lalu.

Saat berangkat empat bulan lalu, kelima kapal pemburu paus itu menargetkan sekitar 300 ekor paus.

Hasilnya, mereka  membantai 333 ekor paus minke sebelum pulang ke pelabuhan Shimonoseki, di wilayah barat Jepang.

Lebih dari 200 orang, termasuk kru kapal dan keluarga mereka, berkumpul selama 30 menit di bawah guyuran hujan di depan Nisshin Maru, kapal utama armada pemburu paus itu.

Dalam pernyataan pernya, Departemen Perikanan Jepang menyebut, kelima kapal itu menjalani misi penelitian sistem ekologi di perairan Antartika.

Namun, para aktivis lingkungan dan Pengadilan Internasional (ICJ) menyebut pernyataan itu sebuah kebohongan dan tujuan utama kelima kapal itu memang untuk memburu paus.

Menjelang kepulangan kapal itu ke Jepang, lembaga amal Masyarakat Humanis Internasional menyerukan diakhirnya perburuan paus.

"Tiap tahun Jepang bersikukuh hanya melakukan penelitian ilmiah kenyataan mereka membunuh hewan-hewan luar biasa ini," kata Kitty Block, wakil presiden eksekutif HSI.

"Kejahatan yang mengatasnamakan ilmu pengetahun ini harus segera dihentikan," tambah Kitty.

Setelah satu tahun tak melakukan perburuan karena keputusan IJC, pada akhir 2016 Jepang juga membantai 333 ekor paus.

Selama berabad-abad, warga Jepang memang memburu ikan paus sebagai sumber makanan dan protein utama mereka, terutama di masa-masa pasca-Perang Dunia II saat negeri itu benar-benar miskin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.