Diusulkan Sanksi bagi Perusahaan yang Ikut Membangun Tembok Perbatasan

Kompas.com - 22/03/2017, 07:57 WIB
Beginilah situasi perbatasan antara AS dan negara bagian Ciudad Juarez, Meksiko. Sebagian perbatasan kedua negara memang dipagari, tetapi Presiden Donald Trump bersikukuh menginginkan tembok pembatas. HERIKA MARTINEZ / AFPBeginilah situasi perbatasan antara AS dan negara bagian Ciudad Juarez, Meksiko. Sebagian perbatasan kedua negara memang dipagari, tetapi Presiden Donald Trump bersikukuh menginginkan tembok pembatas.
EditorErvan Hardoko

LOS ANGELES, KOMPAS.com - Tiga anggota parlemen California mengusulkan legislasi baru yang akan menjatuhkan sanksi bagi perusahaan yang terlibat dalam pembangunan tembok perbatasan AS-Meksiko.

Usulan yang diumumkan pada Senin (20/3/2017) itu menyerukan agar dua dana pensiun publik California melakukan divestasi dari berbagai perusahaan yang terlibat dalam proyek kontroversial itu.

"Warga California membangun jembatan bukan tembok," kata Phil Ting, salah satu anggota parlemen asal Partai Demokrat lewat pernyataan resminya.

"Ini adalah tembok yang memalukan dan kami tak ingin menjadi bagian di dalamnya. Sejarah Amerika adalah kisah para imigran dan ini adalah sebuah mimpi buruk," tambah Ting.

Undang-undang Pembangunan 946 diusulkan setelah Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS pekan lalu meminta proposal desain tembok pembatas sepanjang lebih dari 3.200 kilometer itu.

Jika usulan ini diterima maka aturan baru itu akan memaksa sistem pensiun pegawai publik California dan sistem pensiun guru negeri California menarik investasinya.

Kedua lembaga pengelola dana pensiun tersebut menginvestasikan 312 miliar dolar dan 202 miliar dolar ke sejumlah perusaahan, termasuk perusahaan konstruksi.

Nantinya, undang-undang ini akan meminta kedua lembaga itu menarik investasi mereka dari perusahaan konstruksi yang terlibat dalam pembangunan tembok pembatas.

"Perusahaan kontraktor California harus merefleksikan nilai-nilai yang diperjuangkan negara bagian ini," kata anggota parlemen Lorena Gonzalez Fletcher, salah seorang pengusul.

"Sangat jelas bahwa rakyat California tak ingin berinvestasi dalam nilai-nilai kebencian yang diwakili tembok Donald Trump itu," tambah Lorena.

Undang-undang yang diusulkan California itu menyusul aturan serupa yang juga diusulkan sejumlah negara bagian.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Minum Wine Mengandung Alkohol Industri di Pesta Pernikahan, 5 Orang Tewas

Minum Wine Mengandung Alkohol Industri di Pesta Pernikahan, 5 Orang Tewas

Internasional
Selfie di Air Terjun Thailand, Turis Perancis Terpeleset dan Tewas

Selfie di Air Terjun Thailand, Turis Perancis Terpeleset dan Tewas

Internasional
Kepalanya Dihantam 'Benda Keras', Pria 70 Tahun di Hong Kong Tewas

Kepalanya Dihantam "Benda Keras", Pria 70 Tahun di Hong Kong Tewas

Internasional
Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Internasional
Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Internasional
Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X