Kompas.com - 06/03/2017, 17:24 WIB
EditorErvan Hardoko

HARARE, KOMPAS.com - Para pegawai negeri di Zimbabwe, termasuk ribuan guru,  melakukan aksi unjuk rasa, Senin (6/3/2017), menuntut bonus yang belum dibayarkan negara.

Pada Minggu (5/3/2017), para dokter membatalkan rencana mogok kerja setelah pemerintah sepakat meningkatkan tunjangan dan menciptakan 250 lapangan kerja baru.

Keputusan itu diambil di hari yang sama ketika Presiden Robert Mugabe kembali dari Singapura untuk menjalani pemeriksaan kesehatan rutin.

"Posisi kami saat ini adalah kami tetap berangkat ke tempat kerja tetapi tidak bekerja," kata Raymond Majongwe, anggota Persatuan Guru Progresif Zimbabwe.

Sementara itu, menurut pengamatan Reuters, seruan untuk mogok kerja ini nampaknya kurang mendapatkan tanggapan.

Di kantor catatan sipil di ibu kota Harare, petugas tetap menerbitkan paspor dan akta kelahiran seperti biasa.

Sedangkan para guru tetap mengajar terutama di sekolah-sekolah yang terletak di pusat kota Harare.

Menteri pelayanan publik Prisca Mupfumira mengatakan, pada akhir pekan para pengawas pemerintah akan datang ke berbagai kantor untuk memeriksa para pegawai.

Sementara itu, Dewan Apex, serikat pekerja para pegawai negeri, dijadwalkan bertemu dengan perwakilan pemerintah pada tengah hari waktu setempat.

Sejak 2016, Zimbabwe kesulitan membayar gaji para pegawainya karena kekurangan dana. Sebelumnya, tawaran mengganti bonus dengan tanah ditolak serikat pekerja.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Reuters


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.