"Trump Penggal Kepala Patung Liberty", Sampul Der Spiegel Dikritik

Kompas.com - 05/02/2017, 17:45 WIB
. via BBC.
EditorGlori K. Wadrianto

KOMPAS.com — Majalah mingguan Jerman, Der Spiegel, mendapat kritik karena gambar sampul yang menunjukkan figur Presiden Amerika Serikat Donald Trump memenggal kepala Patung Liberty.

Beberapa koran di Jerman melontarkan kritik terhadap gambar tersebut. Wakil Presiden Parlemen Eropa di Jerman pun menyebut gambar tersebut "tak pantas".

Menanggapi komentar tersebut, kartunis Edel Rodriguez menilai, gambar tersebut hanya ingin melukiskan adanya "pemenggalan demokrasi".

Sampul depan Der Spigel ini mirip dengan kartun yang muncul di halaman depan New York Daily News pada Desember 2015.

Kala itu sosok Trump pun terlihat memenggal Patung Liberty, tetapi tidak dengan berdarah-darah.

Rodriguez yang tiba di AS sebagai pengungsi politik dari Kuba pada 1980-an mengungkapkan argumentasinya kepada Washington Post.

Dia mengaku ingin menunjukkan perbandingan antara kelompok teroris yang menyebut diri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dan Donald Trump. Dia menyebut keduanya sebagai ekstremis.

Editor Der Spiegel, Klaus Brinkbaumer, menulis editorial bahwa Trump berupaya melakukan kudeta dari atas dan ingin mendirikan demokrasi tidak liberal.

Gedung Putih sudah menuduh kelompok media liberal atas pelaporan palsu dan tak bertanggung jawab untuk mencemari reputasi Trump dan pemerintahannya.

Alexander Graf Lambsdorff, anggota Demokrat Bebas dan Wakil Presiden Parlemen Eropa, mengatakan, sampul tersebut lebih menunjukkan posisi wartawan Der Spiegel daripada Trump.

"Sampul itu memainkan kehidupan korban teror dengan cara yang keji," kata dia kepada Bild.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Australia Anjurkan Warga Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Australia Anjurkan Warga Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Internasional
Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Internasional
Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Internasional
Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Internasional
Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Internasional
Pernyataan Muhadjir Effendy Ini Jadi Sorotan Media Internasional Karena Dianggap Menghebohkan

Pernyataan Muhadjir Effendy Ini Jadi Sorotan Media Internasional Karena Dianggap Menghebohkan

Internasional
Menikah Massal di Tengah Virus Corona, Pasangan Ini Berciuman Pakai Masker

Menikah Massal di Tengah Virus Corona, Pasangan Ini Berciuman Pakai Masker

Internasional
Virus Corona, Siapa Penyebar Pertama dan Mengapa Dia Penting untuk Ditemukan

Virus Corona, Siapa Penyebar Pertama dan Mengapa Dia Penting untuk Ditemukan

Internasional
Takut Tertular Virus Corona, Demonstran di Ukraina Lempari Bus yang Bawa Warga dari China

Takut Tertular Virus Corona, Demonstran di Ukraina Lempari Bus yang Bawa Warga dari China

Internasional
Rusia Jalin Koordinasi dengan China Tangani Kasus Virus Corona

Rusia Jalin Koordinasi dengan China Tangani Kasus Virus Corona

Internasional
Kisah Korban Selamat Virus Corona (2): Ingin Berterima Kasih Dapat Hidup Kedua

Kisah Korban Selamat Virus Corona (2): Ingin Berterima Kasih Dapat Hidup Kedua

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X