Sebelum Mengasingkan Diri, Mantan Presiden Gambia Kuras Kas Negara

Kompas.com - 23/01/2017, 11:45 WIB
Mantan presiden Gambia, Yahya Jammeh melambaikan tangan dari pintu pesawat yang akam membawanya ke Guinea Ekuatorial tempatnya mengasingkan diri. STRINGER / AFPMantan presiden Gambia, Yahya Jammeh melambaikan tangan dari pintu pesawat yang akam membawanya ke Guinea Ekuatorial tempatnya mengasingkan diri.
EditorErvan Hardoko

Fatty menambahkan, pemerintah Gambia sejauh ini tak menyetujui deklarasi bersama yang diterbitkan PBB, Uni Afrika, dan blok negara-negara Afrika Barat (Ecowas) yang menjamin sejumlah perlindungan bagi Jammeh, keluarga, dan kerabatnya.

Jaminan itu termasuk kepastian bahwa aset milik Jammeh yang sah menurut hukum tak akan disita negara.

"Sejauh pemahaman kami, deklarasi itu tak berlaku," ujar Fatty.

Deklarasi itu juga menyebut bahwa pengasingan itu bersifat sementara dan Jammeh boleh kembali ke Gambia dalam waktu  yang ditentukannya sendiri.

Di sisi lain, meski deklarasi itu dibuat untuk menjamin perlindungan penuh bagi Jammeh, tetapi tak ada kesepakatan amnesti di sana.

Sementara itu, di ibu kota Banjul, Presiden Adama Barrow mulai membentuk kabinetnya dan bekerja dengan dewan nasional Gambia untuk membatalkan situasi darurat yang diterapkan Jammeh.

Di jalanan, rakyat Gambia menyambut meriah pasukan koalisi Afrika Barat yang bergerak masuk ke ibu kota Banjul, Minggu malam untuk mengamankan kedatangan Adama Barrow dari Senegal.

Rakyat Gambia menyambut pasukan koalisi itu dengan gegap gempita, menari di jalanan, hingga mengajak para tentara untuk ber-selfie.

"Pasukan (koalisi) tetap berada di negeri ini hingga situasi keamanan secara umum telah membaik," ujar Presiden Barrow dalam pernyataan resminya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Telegraph
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Internasional
Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Internasional
Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan 'Abang Tukang Bakso' untuk Jokowi

[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan "Abang Tukang Bakso" untuk Jokowi

Internasional
Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Internasional
Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Internasional
22 Hari 'Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

22 Hari "Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

Internasional
WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X