Kompas.com - 12/01/2017, 15:55 WIB
EditorErvan Hardoko

HOBART, KOMPAS.com - Menteri Utama Tasmania, Will Hodgman harus rela membayar denda setelah kedapatan mengemudikan mobil sambil menggunakan ponsel pada awal tahun ini.

Hodgman mengaku, dia telah melanggar hukum setelah seorang netizen lewat Facebook menuduhnya melintasi sebuah persimpangan di pusat Kota Hobart sambil menggunakan ponsel pada 1 Januari lalu.

"Saya tidak membantah bahwa saya memang menggunakan ponsel (sambil mengemudi) di persimpangan dan saya berniat untuk melaporkan masalah ini dengan unit lalu lintas Kepolisian Tasmania," katanya kepada wartawan.

"Saya menerima bahwa itu bukan hal yang benar untuk dilakukan, tidak ada yang kebal hukum, termasuk saya," dia menegaskan.

"Saya menyesali tindakan saya setiap saat yang tidak memenuhi standar warga dan saya menerima penghakiman atas kesalahan ini dan saya akan menerima hukumannya," tambah dia.

Sementara itu, kepolisian Tasmania pada Rabu (11/1/2017) membenarkan, telah mengirimkan surat peringatan kepada Hodgman.

Di Tasmania, pengemudi yang kedapatan menggunakan ponsel sambil mengendarai mobil akan didenda 300  dolar Australia atau setara dengan Rp 3 juta.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.