Mayoritas Suara di Parlemen Korsel Sepakat Makzulkan Presiden Park

Kompas.com - 09/12/2016, 15:44 WIB
Park Geun-hye AFPPark Geun-hye
|
EditorGlori K. Wadrianto

SEOUL, KOMPAS.com - Parlemen Korea Selatan memakzulkan Presiden Park Geun-hye, Jumat (9/12) atas dugaan korupsi.

Sebanyak 234 suara dari total 300 anggota parlemen memilih untuk melengserkan presiden wanita pertama Negeri Ginseng itu.

Sedangkan sisanya 56 menolak, tujuh suara tidak sah dan dua abstain. Demikian dilansir Korea Times, Jumat (9/12/2016).

Jumlah ini memenuhi persyaratan dua pertiga suara yang diamanatkan konstitusi untuk mendepak Park yang masa jabatannya baru akan berakhir 25 Februari 2018.

Angka 234 juga terbilang mengejutkan karena semula diperkirakan hanya akan ada sekitar 200-212 yang diperkirakan akan memakzulkan Park. Oposisi memiliki 172 kursi.

Hal ini berarti ada 62 anggota partai berkuasa Saenuri yang memilih memakzulkan Park.

Dengan pemakzulan ini, kekuasaan Park dinyatakan berakhir dan Perdana Menteri Hwang Kyo-ahn akan menggantikannya sebagai Pejabat Presiden atau Presiden sementara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, Park tidak serta merta kehilangan gelar presiden.

Hasil pemakzulan akan dibawa ke Mahkamah Konstitusi (MK) Korsel yang memiliki waktu paling lambat enam bulan untuk mempelajari keputusan itu.

Dibutuhkan persetujuan enam dari sembilan hakim untuk meratifikasi keputusan ini.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.