Dituduh Lesbian, Anak 8 Tahun Ditangkap Polisi

Kompas.com - 20/11/2016, 12:31 WIB
Ilustrasi KOMPAS.comIlustrasi
EditorErvan Hardoko

KAMPALA, KOMPAS.com - Sejumlah laporan menyebut kepolisian Uganda menangkap seorang anak perempuan berusia 8 tahun karena dituduh melakukan praktik "lesbianisme".

Media setempat mengabarkan, kepolisian menangkap anak perempuan yang tak disebutkan identitasnya itu karena kedapatan mencium teman perempuannya.

Menurut unit perlindungan keluarga kepolisian Uganda di Jinja, sebelah timur ibu kota Kampala, anak itu ditangkap setelah dilaporkan tetangganya.

Sang tetangga mengatakan, anak perempuan itu menjalin hubungan asmara dengan anak perempuan seusianya.

"Pelapor mengatakan anak perempuan itu memancing temannya ke sebuah peternakan di dekat kediamannya di mana mereka melakukan perbuatan tak pantas itu," demikian kepolisian.

Penyidik Catherine Wobuyaga mengatakan, anak perempuan itu ditahan setelah mengakui perbuatannya.

Anak itu, lanjut Christine, bahkan mengaku sudah melakukan perbuatannya itu dengan beberapa anak, sebagian besar adalah teman sekelasnya.

Insiden ini membuat sejumlah organisasi HAM mendesak polisi segera membebaskan anak itu.

"Apa yang dia butuhkan adalah perlindungan dan menghargai privasinya, ketimbang memperlakukan dia seperti seorang kriminal," kata Victor Odero, aktivis Amnesti Internasional untuk wilayah Afrika Timur.

Namun, Menteri Etika dan Integritas Uganda, Pendeta Simon Lokodo lebih memilih memegang teguh undang-undang anti-homoseksualitas negeri itu.

Undang-undang itu sangat keras sehngga sudah mengirim banyak orang yang dituduh sebagai pelaku praktik homoseksualitas ke penjara.

"Kementerian kami berkomitmen untuk memerangi praktik homoseks di negeri ini," kata Simon Lokodo.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X