Kompas.com - 04/09/2016, 18:44 WIB
Seorang biarawati Katolik di Siliguri, India menyentuh foto Bunda Teresa yang pada Minggu (4/9/2016), resmi dinobatkan menjadi santa atau orang suci di Vatikan. Diptendu DUTTA / AFP Seorang biarawati Katolik di Siliguri, India menyentuh foto Bunda Teresa yang pada Minggu (4/9/2016), resmi dinobatkan menjadi santa atau orang suci di Vatikan.
EditorErvan Hardoko

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Paus Fransiskus, Minggu (4/9/2016), secara resmi menobatkan Bunda Teresa sebagai santa atau orang suci terkait kerja kemanusiaannya di Kalkuta, India.

Penobatan Teresa menjadi orang suci ini dilakukan dalam sebuah misa di Lapangan Santo Petrus di Vatikan yang dihadiri lebih dari 100.000 umat Katolik sedunia.

"Dalam nama Trinitas Suci, kami menetapkan Teresa dari Kalkuta yang diberkati menjadi seorang santa dan memasukkannya ke dalam jajaran para orang suci dan harus dimuliakan oleh gereja," ujar Paus yang dalam misa ini menggunakan bahasa Latin.

Lebih jauh Paus menambahkan, meski Teresa sudah dinobatkan sebagai seorang santa, tetapi perempuan kelahiran Albania itu tetap sosok seorang ibu dalam keluarga Katolik.

Paus juga menyebut, pekerjaan Bunda Teresa di antara orang miskin di Kalkuta merupakan bukti kedekatan Tuhan dengan orang-orang yang dianggap paling miskin.

"Bunda Teresa pernah mengatakan, 'saya mungkin tak memahami bahasa mereka, tetapi saya bisa tersenyum'," kata Paus disambut tepuk tangan meriah umat yang memadati Lapangan Santo Petrus.

"Mari kita bawa senyum Teresa di dalam hati dan memberikan senyum itu kepada siapa saya yang kita temui dalam perjalanan hidup, terutama mereka yang menderita," tambah Paus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Paus juga menggunakan kesempatan itu untuk mengenang keteguhan Teresa menentang aborsi yang dia sebut sebagai "pembunuhan oleh para ibu" dalam sebuah pidato kontroversial saat dia memenangkan Piala Nobel 1979.

Upacara penobatan atau kanonisasi ini digelar sehari sebelum peringatan 19 tahun kematian Bunda Teresa di Kalkuta, kota di India tempat dia menghabiskan hampir empat dekade hidupnya untuk bekerja dengan orang-orang miskin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.