Nama Prajurit di Batu Nisan Keliru, Dikoreksi Setelah 154 Tahun

Kompas.com - 29/08/2016, 22:00 WIB
Foto nisan Augustus Beckmann yang ambil pada 30 Mei 2016, di pemakaman konfederasi di Kolombus, Ohio. VIA FOXNEWSFoto nisan Augustus Beckmann yang ambil pada 30 Mei 2016, di pemakaman konfederasi di Kolombus, Ohio.
EditorGlori K. Wadrianto

KOLUMBUS, KOMPAS.com - Tak pernah ada kata terlambat untuk memperbaiki kekeliruan.

Seorang prajurit yang tewas dalam perang saudara di Amerika Serikat dan dmakamkan di Ohio, 154 tahun lalu, ternyata salah teridentifikasi dalam batu nisannya.

Prajurit Konfederasi itu bernama Augustus Beckmann. Dia tewas dalam pertempuran di Shiloh, 7 April 1862.

Namun, dia dimakamkan di pemakaman konfederasi di Kolombus dengan nama A. Bergman, dan tercantum nama kesatuan yang salah pula.


Demikian dilansir laman The Columbus Dispatch, seperti dikutip Associated Press

Kekeliruan ini terungkap saat, keturunan Beckmann dari sang kakak, Greg Beckman, menyadari adanya kesalahan saat dia mengunjungi pemakaman itu pada kesempatan acara peringatan di Camp Chase, Kolombus

Beckman, yang menjadi pengajar di SMA Placentia, California, lantas mengumpulkan dokumentasi yang terkait dengan kekeliruan itu.

Dia lalu mendesak pihak administrasi pemakaman nasional untuk memperbaiki batu nisan itu. 

Saat ini dia pun mengetahui bahwa permintaannya dikabulkan. 

Juru bicara otoritas terkait, perbaikan nisan akan selesai dalam 60 hari.

Leluhur Beckman, William Beckmann adalah saudara kandung Augustus.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Internasional
Korea Utara Sebut Trump sebagai 'Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan'

Korea Utara Sebut Trump sebagai "Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan"

Internasional
4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

Internasional
Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup oleh Pria yang Memerkosanya

Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup oleh Pria yang Memerkosanya

Internasional
Junjung Demokrasi Inklusif, Ini Jalannya Bali Democracy Forum Ke-12

Junjung Demokrasi Inklusif, Ini Jalannya Bali Democracy Forum Ke-12

Internasional
Kakek Ini Diterkam Beruang Coklat, Hanya Tersisa Tangan dan Kaki

Kakek Ini Diterkam Beruang Coklat, Hanya Tersisa Tangan dan Kaki

Internasional
Ketua DPR AS: Pemakzulan Trump Jalan Terus

Ketua DPR AS: Pemakzulan Trump Jalan Terus

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Jokowi Raih Penghargaan dari Media Singapura | PM Kanada Disebut Trump 'Muka Dua'

[POPULER INTERNASIONAL] Jokowi Raih Penghargaan dari Media Singapura | PM Kanada Disebut Trump "Muka Dua"

Internasional
Dibilang 'Muka Dua', PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Dibilang "Muka Dua", PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X