Rodrigo Duterte Resmi Dilantik Jadi Presiden Ke-16 Filipina

Kompas.com - 30/06/2016, 12:36 WIB
Presiden baru Filipina, Rodrigo Duterte berjalan di belakang pendahulunya Benigno Aquino menjelang seremoni pelepasan di Istana Malacanang, Kamis (30/6/2016). TED ALJIBE / AFPPresiden baru Filipina, Rodrigo Duterte berjalan di belakang pendahulunya Benigno Aquino menjelang seremoni pelepasan di Istana Malacanang, Kamis (30/6/2016).
EditorErvan Hardoko

MANILA, KOMPAS.com - Hari ini, Kamis (30/6/2016), sosok kontroversial Rodrigo Duterte resmi menjadi presiden ke-16 Filipina untuk masa jabatan selama enam tahun ke depan.

Tak seperti biasanya, Duterte memilih membacakan sumpahnya di hadapan sekelompok kecil undangan di Istana Malacanang dan bukan di lapangan terbuka yang dihadiri ribuan orang.

"Tak ada seorang pemimpin pun, sekuat apapun dia, bisa sukses dalam tugas nasionalnya kecuali dia mendapatkan dukungan dan kerja sama dari rakyat yang memintanya memimpin," ujar Duterte usai pembacaan sumpah.

Sepanjang masa kampanye, Duterte menawarkan berbagai program keras untuk mengatasi angka kriminalitas yang tinggi di Filipina.

Beberapa hal yang ditawarkannya adalah mempraktikkan kembali hukuman mati, memerintahkan polisi lakukan tembak di tempat terhadap pelaku kriminal dan memberikan hadiah untuk jasad pengedar narkoba.

Bahkan, Duterte pernah mendorong warga sipil Filipina agar tak ragu untuk membunuh seorang pelaku kriminal.

Pengacara yang lebih dari dua dekade menjadi wali kota Davao itu juga menawarkan platform "unik" untuk menjaga ketertiban yaitu pemberlakuan jam malam untuk anak-anak dan larangan penjualan minuman keras setelah tengah malam.

Gaya pria 71 tahun yang blak-blakan dan keras ini sangat bertolak belakang dengan pendahulunya Benigno Aquino yang cenderung santun dan lebih "santai".

Namun, dengan mulut besarnya dan program-program "kejamnya", Duterte malah memenangkan pemilihan presiden dengan mudah mengalahkan para politisi kawakan yang di atas kertas jauh diunggulkan.

Dalam kampanyenya, Duterte menjanjikan untuk membunuh puluhan ribu penjahat dan membuang jasad mereka di Teluk Manila untuk makanan ikan.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X