Presiden Perempuan Pertama Taiwan Dilantik

Kompas.com - 20/05/2016, 09:22 WIB
Tsai Ing-wen, presiden perempuan pertama Taiwan. SAM YEH / AFP Tsai Ing-wen, presiden perempuan pertama Taiwan.
EditorErvan Hardoko

TAIPEI, KOMPAS.com - Taiwan, Jumat (20/5/2016), melantik Tsai Ing-wen sebagai presiden perempuan pertama negeri itu di saat hubungan negeri itu dengan China terus memburuk.

Di istana kepresidenan, Tsai mengangkat tangan kanannya saat membacakan sumpah jabatannya di depan bendera nasional Taiwan, sementara rakyat negeri itu menyaksikan prosesi tersebut lewat layar raksasa.

Setelah membacakan sumpah jabatannya, Tsai kemudian menerima lambang negara Republik China, nama resmi Taiwan, dan lencana kepresidenan.

Selanjutnya, Tsai menemani mantan Presiden Ma Ying-jeou meninggalkan istana kepresidenan setelah bersalaman dengan para mantan staf dan pembantunya.

"Tsai Ing-wen adalah presiden perempuan pertama dalam sejarah Taiwan jadi saya ingin menjadi saksi momen ini," kata Chen Su-mei (48), seorang guru yang menyaksikan prosesi pelantikan sang presiden baru.

"Saya harap dia akan memberi stabilitas dan memperbaiki perekonomian Taiwan. Harapan kami kepada dia sangat besar," kata Chen.

Tsai terpilih menjadi presiden Taiwan setelah pada pemilihan umum Januari lalu menang telak atas kandidat partai berkuasa Kuomintang, Ma Ying-jeou.

Ma yang sudah berkuasa selama delapan tahun akhirnya kalah setelah warga negeri itu menganggap dia terlalu mendekatkan Taiwan kepada China.

Padahal, selama hampir 70 tahun China tak mengakui keberadaan Taiwan sebagai negara dan menganggap negeri itu sebagai wilayah negeri Tirai Bambu.

Tsai memenangkan pemilihan presiden dengan janji untuk mengembalikan kebanggan Taiwan sebagai sebuah negara berdaulat, sebuah pesan yang sesuai dengan keinginan rakyat yang lelah menjadi bayang-bayang China.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X