Taiwan Protes Malaysia atas Pengiriman Warganya ke China

Kompas.com - 02/05/2016, 22:10 WIB
Pesawat yang membawa antara lain 32 warga Taiwan tiba di Beijing, Rabu (13/4/2016), setelah mereka diterbangkan dari Kenya. Kasus ini menimbulkan protes keras dari Taiwan terhadap Kenya.
Reuters/Yin Gang/XinhuaPesawat yang membawa antara lain 32 warga Taiwan tiba di Beijing, Rabu (13/4/2016), setelah mereka diterbangkan dari Kenya. Kasus ini menimbulkan protes keras dari Taiwan terhadap Kenya.
EditorPascal S Bin Saju

TAIPE, KOMPAS.com - Pemerintah Taiwan menyatakan protes keras setelah pihak berwenang Malaysia mendeportasi 32 warga Taiwan ke China atas dugaan melakukan penipuan.

Kementerian Luar Negeri Taiwan (MOFA) sebagaimana dilaporkan Kantor Berita CNA, Senin (2/5/2016), menyatakan, kebijakan tersebut dapat merusak hubungan antara Taiwan dan Malaysia.

Oleh sebab itu, Taiwan mengajukan protes resmi kepada pemerintah Malaysia.

Peristiwa itu terjadi setelah deportasi 45 warga Taiwan yang diduga melakukan penipuan dari Kenya ke China awal bulan lalu.

Sebanyak 32 orang dibawa ke China, Sabtu lalu, bersama 65 lainnya berkewarganegaraan China, demikian laporan media China.

Pesawat yang mengangkut para tersangka mendarat di Guangzhou sekitar pukul 20.00 waktu setempat dan Kementerian Keamanan Publik China telah memberitahu Taiwan mengenai situasi tersebut dan meminta Taiwan agar mengirimkan para pejabatnya ke China untuk melakukan penyelidikan bersama atas kasus tersebut, demikian laporan media di China.

Sebanyak 32 orang tersebut di antara sekelompok yang beranggotakan 52 warga Taiwan yang ditangkap di Malaysia pada 25 Maret 2016 atas kasus penipuan dengan menggunakan media telekomunikasi terhadap warga di China.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebanyak 20 orang lainnya dibawa kembali ke Taiwan pada 15 April 2016.

Menurut MOFA, China bersikeras bahwa sebanyak 32 orang Taiwan sisanya dikirim ke China dengan alasan ke-20 orang tersangka yang dipulangkan ke Taiwan telah dibebaskan dan semua korban penipuan tersebut merupakan warga negara China.

Meskipun ada upaya komunikasi kantor perwakilan Taiwan di Malaysia dengan pihak berwenang Malaysia, mereka tetap memutuskan penyerahan 32 warga Taiwan ke China atas dasar adanya tekanan dari Beijing, kata pihak Kemenlu Taiwan.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber ANTARA/CNA
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.