Kompas.com - 11/04/2016, 19:31 WIB
EditorPascal S Bin Saju

HIROSHIMA, KOMPAS.com – Para menteri luar negeri dari tujuh negara industri besar yang tergabung dalam Forum G7 memulai pertemuan awal, Senin (11/4/2016) di Hiroshima, Jepang. Pertemuan ini sebagai persiapan menjelang KTT G7, Mei mendatang.

Dalam pertemuan awal itu mereka menyatakan sangat menentang provokasi di Laut China Timur dan Laut China Selatan.  Di kawasan itu China terlibat sengketa teritorial dengan sejumlah negara.

Di Laut China Selatan, China berseteru masalah teritorial dengan Filipina, Brunei, Malaysia, Vietnam, dan Taiwan. Di Laut China Timur, China bersitegang dengan Jepang dan Korea Selatan.

"Kami mengungkapkan oposisi kami yang kuat  terhadap setiap pemaksaan yang mengintimidasi atau tindakan provokatif sepihak yang bisa mengubah status quo dan meningkatkan ketegangan," kata para menteri luar negeri dalam sebuah pernyataan.

Dalam sebuah referensi yang jelas untuk menyelesaikan konflik teritorial China dengan Filipina, kelompok G7 juga meminta keduanya untuk mengamati hukum maritim internasional. Juga untuk mengimplementasikan keputusan yang mengikat yang disampaikan pengadilan dan mahkamah.

Manila telah meminta Pengadilan Arbitrase Internasional di Den Haag, Belanda, untuk memutuskan perseteruan teritorial dengan Beijing. Sebuah keputusan arbitrase diharapkan pada Juni mendatang.

China telah semakin agresif membangun pulau buatan di beberapa karang di Laut China Selatan untuk memperkuat klaimnya.  Brunei, Malaysia, Filipina,  Taiwan, dan Vietnam berang atas klaim sepihak China itu. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.