Kuba Berbenah Jelang Kunjungan Presiden Barack Obama

Kompas.com - 17/03/2016, 08:47 WIB
Sejumlah pekerja sibuk melakukan perbaikan di salah satu sudut ibu kota Kuba, Havana menjelang kunjungan bersejarah Presiden AS Barack Obama pada Selasa (22/3/2016). YAMIL LAGE / AFPSejumlah pekerja sibuk melakukan perbaikan di salah satu sudut ibu kota Kuba, Havana menjelang kunjungan bersejarah Presiden AS Barack Obama pada Selasa (22/3/2016).
EditorErvan Hardoko
HAVANA, KOMPAS.com - Ratusan pekerja selama beberapa hari terakhir ini membenahi penampilan ibu kota Kuba, Havana menjelang kunjungan bersejarah Presiden Barack Obama.

Trotoar baru terlihat dibangun di beberapa ruas jalan utama kota itu, termasuk jalan raya Malecon yang terkenal dengan tembok lautnya itu.

Jalan terkenal itu melintasi kantor Kedutaan Besar AS di Havana. Semua dibenahi agar terlihat layak bagi sang tamu istimewa yang akan berkunjung pekan depan.

Di ruas jalan yang lain, pembersihan dilakukan dan rambu-rambu lalu lintas dibenahi, terutama yang berada di kota tua Havana yang masih bernuansa kolonial Spanyol.

Keluarga Obama dijadwalkan berjalan-jalan di kawasan kota tua itu, yang kerap menjadi tujuan para kepala negara yang berkunjung ke Kuba.

"Semua sangat baik. Kami berharap mereka (pemerintah) melakukannya lebih sering," kata pengemudi taksi Pedro (50), merujuk pada penambalan lubang-lubang jalan.

Warga Kuba memang dikenal senang bergurau yang menjadi obat di negara dengan sistem birokrasi yang lambat dan panjang.

Sebagian besar warga Kuba berpenghasilan 20 dollar AS atau kurang dari Rp 300.000 sebulan sehingga untuk menyediakan makanan untuk keluarga sudah menjadi pekerjaan berat.

Sebagian besar warga negeri itu menghabiskan waktu dengan mengantre makanan atau menunggu datangnya bus.

Havana sendiri sedang menjalani proyek renovasi besar-besaran. Dan di kawasan Cerro, stadion bersejarah Estadio Latinoamericano sedang diperbarui.

Stadion ini nantinya akan menjadi ajang pertarungan antara tim baseball Tampa Bay Rays dan tim nasional Kuba.

Setelah kunjungan Obama, grup musik legendaris Rolling Stones akan datang dan menggelar konser juga di stadion yang sama.

Obama akan menjadi presiden AS pertama yang mengunjungi Kuba selama hampir satu abad terakhir.

Kunjungan Obama ini menjadi salah satu agenda pemulihan hubungan diplomatik kedua negara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Internasional
Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Internasional
Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Internasional
Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Internasional
Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Internasional
Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Internasional
Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Internasional
Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Internasional
Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Internasional
Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X