Kompas.com - 18/02/2016, 10:52 WIB
EditorErvan Hardoko
CARACAS, KOMPAS.com - Untuk pertama kalinya dalam 20 tahun, harga BBM di Venezuela naik. Keputusan ini diambil Presiden Nicolas Maduro, Kamis (17/2/2016).

Selain itu, Maduro juga melakukan devaluasi nilai tukar mata uang negeri itu, bolivar, demi mengatasi krisis ekonomi negeri yang 95 persen pendapatannya diperoleh dari minyak bumi itu.

Sebelumnya harga BBM beroktan 95 di Venezuela adalah yang termurah di dunia yaitu hanya 0,015 dollar AS atau sekitar Rp 200 per liter. Setelah dinaikkan, harganya melonjak menjadi 0,60 dollar AS atau sekitar Rp 8.000 per liter.

Kenaikan harga ini resmi berlaku pada Jumat (18/2/2016) tengah malam waktu setempat.

"Ini adalah langkah yang harus diambil untuk menyeimbangkan berbagai hal. Saya bertanggung jawab atas keputusan ini," kata Maduro dalam pidato lima jamnya yang disiarkan televisi.

Maduro mengatakan, rakyat Venezuela akan memahami keputusan ini, mengingat kenaikan harga BBM pada 1989 memicu gelombang kekerasan yang dikenal dengan nam "Caracazo" dan menewaskan ratusan orang.

Di samping mengumumkan kenaikan harga BBM, Maduro juga menetapkan kenaikan gaji pegawai sebesar 20 persen yang akan berlaku mulai Maret mendatang.

Meski telah dinaikkan, harga BBM di Venezuela tetap termasuk yang paling murah di dunia. Di negeri ini, warga bisa mengisi tanki BBM mobil mereka hingga penuh hanya dengan harga tiga kaleng bir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.