Obama: Mungkin Saja Penembakan di California Terkait Teroris

Kompas.com - 04/12/2015, 08:57 WIB
EditorEgidius Patnistik
KOMPAS.com - Kepala Kepolisian San Bernardino, California, Jarrod Burguan, memastikan jumlah dan kondisi korban, serta pelaku penembakan di sebuah pusat latihan penderita gangguan mental hari Rabu (2/12)  dalam sebuah konferensi pers yang juga dihadiri sejumlah agen badan federal seperti ATF dan FBI.

Sedikitnya 14 orang tewas dan 21 lainnya luka-luka, belum termasuk dua penembak yaitu pasangan Syed Rizwan Farook dan Tashfeen Malik. Polisi mengatakan Farook yang kelahiran Illlinois dan bekerja sebagai pengawas kesehatan di pusat latihan itu, bersama istrinya yang berkewarganegaraan Pakistan, melepaskan sedikitnya 76 tembakan membabibuta dan meninggalkan sebuah mobil mainan berisi tiga bom pipa yang dilengkapi pengendali dari jarak jauh, tetapi gagal diledakkan.

Polisi juga menemukan lebih dari 1.500 butir peluru dan sedikitnya empat senjata api dalam mobil SUV yang digunakan untuk melarikan diri.

Ditambahkannya, di rumah pasangan penembak itu polisi juga menemukan 12 bom pipa, bahan-bahan pembuat bom dan sedikitnya 4.500 butir peluru.

FBI: Pelaku Tak Ada dalam Daftar Pemantauan Tersangka Teroris

Pejabat FBI, David Bowdich hari Kamis mengatakan Farook melakukan perjalanan ke luar negeri dan kembali ke Amerika pada bulan Juli 2014 bersama Malik, yang memasuki Amerika dengan menggunakan paspor Pakistan.

Bowdich mengatakan pasangan itu kemudian menikah. Keduanya tidak pernah berada dalam daftar pemantauan tersangka teroris.

Tim penyelidik mengatakan masih terlalu dini untuk mengatakan motif pasangan itu melakukan penembakan membabibuta. Sejumlah piranti digital pasangan itu telah disita sebagai barang bukti.

Obama: Motif Serangan Masih Belum Diketahui

Dalam konferensi pers di Gedung Putih Kamis siang, Presiden Barack Obama mengatakan terorisme atau perselisihan di tempat kerja bisa menjadi motif pasangan itu melakukan serangan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X