Barack Obama Serahkan 2 Kapal Perang AS untuk Filipina

Kompas.com - 17/11/2015, 20:43 WIB
Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyampaikan sambutan seusai meninjau kapal BRP Gregorio del Pilar di Manila, Filipina, Selasa (17/11/2015). AP PHOTOPresiden Amerika Serikat Barack Obama menyampaikan sambutan seusai meninjau kapal BRP Gregorio del Pilar di Manila, Filipina, Selasa (17/11/2015).
EditorTri Wahono

Dengan latar belakang kapal perang di belakangnya, Presiden AS Barack Obama, Selasa (17/11/2015), di Manila, mengumumkan bahwa AS akan menyerahkan dua kapal kepada Angkatan Laut Filipina.

Bantuan ini guna memperkuat kemampuan keamanan maritim Filipina di perairan Laut China Selatan yang selama ini menjadi sengketa.

Obama mengatakan kedua kapal itu masing-masing satu kapal pengawal pantai dan satu kapal penelitian adalah bagian dari rencana AS yang lebih luas untuk meningkatkan bantuan kepada pasukan angkatan laut di Asia Tenggara.

Ia mengatakan AS mempunyai komitmen yang kuat kepada Filipina sebagai sekutunya dan komitmen bersama untuk pelayaran bebas dan aman di laut.

"Angkatan laut yang lebih berkemampuan sangat penting bagi keamanan kawasan ini," kata Obama ketika ia memulai lawatan enam hari di Filipina dan Malaysia.

Ia mengatakan kapal-kapal itu akan membantu Filipina berpatroli di perairan wilayahnya.

Obama tidak pernah menyebut China ketika ia berdiri di depan BRP Gregorio del Pilar, frigat bekas milik Amerika, namun secara tersirat mengarahkan kepada masalah di Laut China Selatan.

Selama ini, negara-negara di sekitar Laut China Selatan terusik oleh gerakan agresif China untuk menunjukkan kekuasaan atas perairan tersebut.

Ketegangan di kawasan itu telah memanas dalam beberapa tahun ini. AS berusaha dengan cara simbolis untuk melawan klaim Beijing di kawasan itu tanpa menempatkan dirinya dalam konfrontasi langsung.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X