Anggota Partai Komunis China Dilarang Gabung Klub Golf

Kompas.com - 23/10/2015, 09:28 WIB
Semua anggota Partai Komunis Cina dilarang masuk klub golf. ReutersSemua anggota Partai Komunis Cina dilarang masuk klub golf.
EditorEgidius Patnistik
KOMPAS.com - Partai Komunis China mengeluarkan peraturan terbaru yang melarang 88 juta anggotanya bergabung dalam klub-klub golf.

Aturan tentang kedisiplinan partai ini juga tidak membolehkan anggota makan minum secara mewah dan berlebihan atau menyalahgunakan kekuasaan, kata kantor berita resmi China, Xinhua.

Sebelumnya di masa lalu partai ini telah memperingatkan pejabatnya untuk menahan diri dari makan malam mewah berlebihan atau membeli kue untuk hari bulan dari dana masyarakat.

China sudah memberlakukan gerakan antikorupsi yang keras sejak 2012.

Peraturan baru mengenai golf ini menyatakan bahwa para anggota partai dilarang "mendapatkan, memegang atau menggunakan kartu keanggotaan untuk pusat-pusat kebugaran, klub-klub, klub golf, atau berbagai jenis lain kartu konsumen, atau memasuki klub-klub swasta".

Jika tertangkap, para anggota dapat diberi peringatan atau dikeluarkan dari partai, tergantung pada beratnya pelanggaran.

Peraturan baru ini tidak menjelaskan mengapa bergabung dalam klub golf dilarang, tetapi klub-klub seperti itu sudah sering dipandang masyarakat China sebagai tempat para pejabat melakukan kesepakatan gelap.

Pada September, media setempat melaporkan paling tidak 60 karyawan di perusahaan-perusahaan milik negara dihukum karena menggunakan uang rakyat untuk bermain golf.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X