Dipepet Jet Tempur, Penumpang Pesawat Komersial Heboh

Kompas.com - 15/10/2015, 08:32 WIB
Jet tempur Perancis, Rafela defenseindustrydailyJet tempur Perancis, Rafela
|
EditorEgidius Patnistik
BIRMINGHAM, KOMPAS.com — Sejumlah penumpang pesawat Monarch Airline bernomor penerbangan ZB983 dikagetkan oleh kehadiran sebuah jet tempur di sisi kiri pesawat mereka. Pilot jet tempur tersebut terlihat jelas dari bangku penumpang pesawat Monarch Airline yang terbang dari Madeira, Portugal, ke Birmingham, Inggris.
 
"Pesawat itu tepat berada di samping jendela kami. Sangat dekat sampai terlihat pilotnya juga," kata seorang penumpang, Caroline Regan (71).

Caroline terbang bersama suaminya, Tony. Mereka baru saja pulang dari liburan selama dua minggu di Madeira. Keduanya terbang dari Bandara Funchal pada pukul 10.40 waktu setempat dan duduk di deretan kursi bagian tengah, tepatnya di sisi yang sejajar dengan sayap dan mesin pesawat. Caroline mengaku cukup sering bepergian dengan pesawat. Namun, baru kali ini dia melihat ada pesawat tempur terbang sedekat itu dengan pesawat yang ditumpanginya.
 
Beberapa penumpang lain ikut berdiri dari tempat duduknya untuk mamastikan kehadiran pesawat tempur yang diketahui milik Angkatan Udara Perancis. Beberapa di antara penumpang mengaku panik karena takut terjadi sesuatu dengan pesawat yang mereka tumpangi.
 
Kapten pesawat pun memberitahukan melalui pengeras suara bahwa pesawat tempur yang dilihat para penumpang merupakan jet Rafale milik militer Perancis. Itu merupakan pesawat intai atau mata-mata (recce atau reconaisance).

Pihak Monarch Airline mengungkapkan, jet tempur tersebut sengaja dipanggil karena pesawat ZB983 dari Funchal ke Birmingham yang terbang tanggal 12 Oktober itu sempat keluar dari jalur komunikasi pusat kontrol lalu lintas udara. "Pesawat ZB983 itu sempat keluar dari jalur komunikasi. Pada saat bersamaan, pesawat itu melintasi wilayah udara Perancis. Sesuai prosedur yang berlaku, ketika sebuah pesawat kehilangan kontak, pesawat militer akan diluncurkan untuk meng-intercept pesawat," kata pihak Monarch.

 
Tak lama setelah kehadiran pesawat militer tersebut, komunikasi pesawat komersial dengan pusat kontrol lalu lintas udara kembali normal. Penerbangan dapat dilanjutkan seperti jadwal semua.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Mirror
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X