Kompas.com - 01/10/2015, 17:37 WIB
Ini ledakan kedua di Guangxi dalam dua hari BBC Indonesia/AFPIni ledakan kedua di Guangxi dalam dua hari
EditorFarid Assifa
GUANGXI, KOMPAS.com — Pemerintah China melakukan investigasi terhadap ledakan terbaru di Provinsi Guangxi, sehari setelah rangkaian bom dalam bingkisan (parsel) menewaskan tujuh korban.

Ledakan itu terjadi di sebuah blok apartemen pada pukul 08.00 waktu setempat (06.00 WIB) di daerah Liucheng, tulis media pemerintah.

Penyebabnya belum jelas dan belum ada laporan tentang korban jiwa.

Sebelumnya, 17 ledakan mengguncang Liucheng pada hari Rabu (30/9/2015). Polisi telah menangkap tersangka yang mereka yakini telah mengirim bom-bom tersebut lewat pos.

Belum jelas apakah ledakan pada hari Kamis berkaitan dengan sejumlah ledakan pada hari Rabu.

Ledakan pada hari Kamis terjadi pada gedung bertingkat enam di permukiman warga. Agen berita Xinhua melaporkan, ledakan begitu kuat sehingga mengakibatkan puing-puing berjatuhan ke jalan di seberang gedung.

Polisi menyerukan warga untuk berhati-hati bila menerima bingkisan dari orang asing atau paket yang “dikirim lewat saluran yang tidak biasa”.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kantor pos setempat telah menghentikan seluruh pengiriman sampai hari Sabtu.

Bom parsel pada hari Rabu menyasar penjara, stasiun kereta api, rumah sakit, pusat perbelanjaan, serta lokasi lainnya.

Media pemerintah mengabarkan, selain tujuh orang yang meninggal, dua orang dinyatakan hilang dan 51 orang luka-luka akibat ledakan yang terjadi pada siang hari itu.

Polisi telah menahan seorang warga Liucheng berusia 33 tahun, dikenali hanya dengan nama keluarga Wei, sebagai tersangka serangan itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.