Rusuh di Perbatasan, Polisi Hungaria Tembakkan Gas Air Mata ke Migran - Kompas.com

Rusuh di Perbatasan, Polisi Hungaria Tembakkan Gas Air Mata ke Migran

Kompas.com - 17/09/2015, 05:02 WIB
reuters polisi hungaria menarik migran yang sedang menggendong anaknya

KOMPAS.com - Polisi antihuru hara Hungaria menembakkan gas air mata dan meriam air untuk memukul balik pengungsi yang memaksa menjebol gerbang perbatasan Serbia-Hungaria yang telah ditutup.

Ratusan pengungsi dan migran berkumpul di lokasi penyeberangan dengan kota Roszke, Hungaria dan terlibat dalam suasana tegang dengan polisi di sisi lain perbatasan.

Beberapa dari pengungsi melemparkan berbagai barang seperti botol air kepada polisi. Kebanyakan dari mereka ingin mencapai Jerman lewat Hongaria.

Lokasi penyeberangan di Roszke digunakan oleh puluhan ribu pengungsi dan migran yang ingin masuk ke zone Schengen di Eropa yang membolehkan orang untuk bepergian antar negara tanpa batasan.

Jalur baru

Hungaria kini telah menutup perbatasannya sesudah memberlakukan hukum baru yang melarang masuk ke dalam negara itu, atau merusak pagar kawat berduri yang baru saja dipasang.

Gambar televisi memperlihatkan kobaran api dan mobil polisi serta ambulans tiba di sisi Serbia di perbatasan itu, sementara di seberang berkumpul barisan polisi antihuru hara Hungaria.

getty images dampak gas air mata yang ditembakkan oleh kepolisian hungaria

Brutal

Kantor berita AP melaporkan beberapa orang mendapat perawatan medis dari ambulans Serbia di lokasi pada bentrokan hari Rabu (16/09), kebanyakan disebabkan oleh efek dari gas air mata.

"Kami lari dari perang dan kekerasan serta tidak berharap adanya perlakuan brutal dan tak manusiawi di Eropa," AP mengutip Amir Hassan, pengungsi dari Irak.

Sementara itu, Kroasia menyatakan akan mengizinkan pengungsi dan migran melintasi negara tersebut menuju Eropa utara, dan membuka rute baru sesudah Hongaria melakukan penutupan.

Lebih dari 150 orang melintas Kroasia dari Serbia, dan beberapa yang terdampar di perbatasan Serbia-Hongaria akhirnya menempuh rute serupa.


EditorFidel Ali

Terkini Lainnya

Sakit Flu Berat, Pemeriksaan Ketum PA 212 Ditunda

Sakit Flu Berat, Pemeriksaan Ketum PA 212 Ditunda

Regional
6 Fakta Wabah Anjing Rabies di NTB, Enam Meninggal di Dompu hingga Ciri Manusia dan Anjing Terjangkit Rabies

6 Fakta Wabah Anjing Rabies di NTB, Enam Meninggal di Dompu hingga Ciri Manusia dan Anjing Terjangkit Rabies

Regional
Data Menunjukkan Konflik Agraria Masih Marak, Ini Kata Jokowi

Data Menunjukkan Konflik Agraria Masih Marak, Ini Kata Jokowi

Nasional
Sangat Menyesal Gabung dengan ISIS, Sekarang Hoda Ingin Pulang ke AS

Sangat Menyesal Gabung dengan ISIS, Sekarang Hoda Ingin Pulang ke AS

Internasional
Akar Masalah Kesejahteraan Petani Belum Jadi Perhatian Capres Saat Debat

Akar Masalah Kesejahteraan Petani Belum Jadi Perhatian Capres Saat Debat

Nasional
Walhi Anggap Debat Capres Menakutkan Dalam Konteks Perubahan Iklim

Walhi Anggap Debat Capres Menakutkan Dalam Konteks Perubahan Iklim

Nasional
Fakta Tewasnya Pebalap Nasional M Zaky, Serempet Pelaku hingga Ditusuk 2 Kali

Fakta Tewasnya Pebalap Nasional M Zaky, Serempet Pelaku hingga Ditusuk 2 Kali

Regional
Pesan Bupati Indah untuk Kepala Desa Sepakat Terpilih

Pesan Bupati Indah untuk Kepala Desa Sepakat Terpilih

Regional
Santri yang Dikeroyok 17 Temannya di Tanah Datar Meninggal, Ini Kronologinya

Santri yang Dikeroyok 17 Temannya di Tanah Datar Meninggal, Ini Kronologinya

Regional
Presiden: Jangan Jaminkan Sertifikat Tanah agar Bisa Beli Mobil

Presiden: Jangan Jaminkan Sertifikat Tanah agar Bisa Beli Mobil

Megapolitan
Pemkot Jakut Siapkan GOR dan Kantor Camat untuk Simpan Logistik Pemilu

Pemkot Jakut Siapkan GOR dan Kantor Camat untuk Simpan Logistik Pemilu

Megapolitan
Lewat Youtube, Bocah 8 Tahun Ini Raup Rp 310 Miliar Setahun

Lewat Youtube, Bocah 8 Tahun Ini Raup Rp 310 Miliar Setahun

Internasional
Jokowi Sempat Dikira Petugas Proyek Saat Datangi Tambaklorok Semarang

Jokowi Sempat Dikira Petugas Proyek Saat Datangi Tambaklorok Semarang

Regional
Presiden Jokowi Bagikan 5.000 Sertifikat Lahan di Kabupaten Tangerang

Presiden Jokowi Bagikan 5.000 Sertifikat Lahan di Kabupaten Tangerang

Megapolitan
5 Hal yang Ramai Dibahas Pascadebat Kedua Pilpres 2019

5 Hal yang Ramai Dibahas Pascadebat Kedua Pilpres 2019

Nasional

Close Ads X