Miliarder Janjikan 100 Juta Dollar AS untuk Temukan Kehidupan di Luar Angkasa

Kompas.com - 21/07/2015, 08:57 WIB
Pengusaha Rusia Yuri Milner (kanan) dengan CEO Facebook, Mark Zuckerberg ReutersPengusaha Rusia Yuri Milner (kanan) dengan CEO Facebook, Mark Zuckerberg
EditorEgidius Patnistik
SAN FRANCISCO, KOMPAS.com — Apakah ada kehidupan lain di luar bumi sudah lama menjadi pertanyaan di benak banyak orang, termasuk Yuri Milner, yang pada Senin (20/7/2015) mengumumkan bahwa dia berencana menghabiskan 100 juta dollar AS (atau Rp 1,3 triliun) untuk mencari jawabannya.

Dengan menggunakan teleskop-teleskop radio terbesar di dunia, sebuah tim ilmuwan yang dipilih Milner akan memimpin inisiatif yang dia sebut Breakthrough Listen selama 10 tahun ke depan untuk mencari sinyal radio yang dapat mengindikasikan adanya kehidupan yang cerdas di antariksa.

"Ini adalah pertanyaan teknologi yang paling menarik bagi generasi kita," ujar Milner dalam wawancara, saat dia mengungkap ketertarikannya terhadap kehidupan ekstraterestrial yang dimulai saat dia berusia 10 tahun setelah membaca buku Intelligent Life in the Universe karya Carl Sagan.

Dana untuk mendanai proyek ini berasal dari investasi-investasinya yang bijaksana terhadap berbagai perusahaan, seperti Facebook, pada tahun-tahun awal perusahaan tersebut.

Motivasi Milner berasal dari keyakinannya bahwa peradaban-peradaban di luar bumi mungkin akan dapat mengajarkan manusia bagaimana mengatasi berbagai tantangan, seperti pengalokasian sumber daya alam.

Proyek ini paling besar dibanding proyek-proyek serupa lainnya. Di seluruh dunia, hanya kurang dari 2 juta dollar AS per tahun dibelanjakan untuk pencarian kehidupan ekstraterestrial (SETI), menurut Dan Werthimer, seorang penasihat bagi proyek Milner dan astrofisikawan yang mengepalai proyek SETI@home bekerja sama dengan University of California di Berkeley.

Para ilmuwan mengatakan, dengan semakin canggihnya teknologi, termasuk bagi komputer dan teleskop, 100 juta dollar AS akan berdampak lebih banyak sekarang dibanding pada tahun 1990-an, sewaktu SETI terakhir kali memperoleh dana dalam jumlah besar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemajuan teknologi juga memungkinkan para ilmuwan untuk memantau miliaran frekuensi radio pada saat bersamaan.

Namun, sinyal apa pun yang akan tertangkap oleh para ilmuwan kemungkinan tercipta bertahun-tahun yang lalu, atau bahkan berabad-adab dan ribuan tahun lalu.

Dibutuhkan waktu empat tahun bagi sinyal radio untuk bergerak dari bumi dan bintang terdekat di luar sistem tata surya kita.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.