Kompas.com - 24/03/2015, 08:09 WIB
EditorEgidius Patnistik
JERUSALEM, KOMPAS.com - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, Senin (23/3/2015), meminta maaf atas komentarnya menjelang pemilu minggu lalu yang diakuinya telah menyakiti perasaan warga Arab di negaranya.

Dalam acara di kediamannya di Jerusalem, Netanyahu berbicara kepada komunitas Arab dan mengatakan ia tidak berniat untuk menyakiti mereka. “Saya mengganggap diri sebagai perdana menteri semua rakyat Israel terlepas dari agama, ras dan jenis kelamin,” katanya.

Minggu lalu, Netanyahu memperingatkan para pendukungnya supaya memberikan suara baginya karena orang-orang Arab akan berbondong-bondong ke TPS untuk memberikan suara.

Ia juga membuat marah banyak pihak, termasuk Amerika, karena mengatakan tidak akan membiarkan Palestina berdiri sebagai negara selama ia memimpin Israel.

Penyelesaian konflik antara Israel dan Palestina dengan solusi dua negara telah menjadi prioritas utama kebijakan luar negeri Amerika.

Berbagai komentar itu adalah upaya Netanyahu pada menit-menit terakhir untuk memicu semangat para pendukungnya karena ia sempat tertinggal dari pihak oposisi. Ia berhasil menang dan akan berkoalisi dengan partai-partai sayap kanan lain untuk membentuk pemerintahan mendatang.

Salah satu staf utama Presiden Amerika Barack Obama hari Senin mengkritik permintaan maaf Netanyahu itu. Kepala Staf Gedung Putih Denis McDonough mengatakan komentar Netanyahu itu “sangat meresahkan.”

Berbicara di hadapan “J Street”, sebuah kelompok advokasi Yahudi, McDonough mengatakan “kita tidak bisa begitu saja berpura-pura komentar itu tidak pernah diucapkan atau bahwa komentar itu tidak memicu keraguan tentang komitmen Netanyahu untuk mencapai perdamaian lewat perundingan langsung.”

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.