Organisasi Amal Ini Bantu Pasien Sekarat Nikmati Permintaan Terakhir

Kompas.com - 05/03/2015, 19:25 WIB
Seorang perempuan yang sakit keras dan kemungkinan besar akan meninggal dunia berkesempatan melihat lukisan favoritnya di Rijksmuseum, Amsterdam untuk terakhir kali. Kesempatan itu terwujud berkat kerja organisasi amal Ambulance Wish Foundation Netherlands. Twitter/MirrorSeorang perempuan yang sakit keras dan kemungkinan besar akan meninggal dunia berkesempatan melihat lukisan favoritnya di Rijksmuseum, Amsterdam untuk terakhir kali. Kesempatan itu terwujud berkat kerja organisasi amal Ambulance Wish Foundation Netherlands.
EditorErvan Hardoko
AMSTERDAM, KOMPAS.com - Seorang perempuan yang tengah sekarat mendapatkan keinginan terakhirnya yaitu melihat lukisan favoritnya "Self Portrait with Two Circles" karya Rembrandt di Rijksmuseum, Amsterdam, Belanda.

Meski sakit parah dan tak bisa bangun dari ranjangnya, perempuan itu tetap bisa mengunjungi museum berkat organisasi amal Ambulance Wish Foundation Netherland.

Organisasi amal ini memfokuskan diri memenuhi keinginan terakhir ribuan orang yang menderita sakit keras yang sudah tak bisa disembuhkan.

Organisasi ini menggambarkan misi mereka adalah untuk memberikan keinginan seorang pasien yang akan meninggal dunia, sehingga dia beristirahat dengan tenang setelah permintaan terakhirnya terpenuhi.

"Itulah yang kami ingin capai. Memberikan kualitas hidup terbaik di saat-saat terakhir, sehingga setidaknya bisa menyingkirkan sedikit penderitaan mereka," ujar organisasi itu.

Sejak aksi mereka kemudian disebarkan melalui media sosial, kemudian banyak orang yang memberi kesaksian tentang kerja organisasi amal ini.

Seorang pengguna situs Reddit, BeefHazars menuliskan betapa dia berterima kasih kepada anggota organisasi amal itu.

"Mereka bisa membawa nenek saya ke acara makan malam keluarga di hari Natal saat dia tengah sekarat. Saat itu nenek saya sangat berbahagia," ujar BeefHazars.

"Itu adalah kali terakhir kami melihatnya begitu bergairah dan bahagia. Dia meninggal dunia pada 2 Januari, tak sampai satu setengah bulan setelah makan malam hari Natal itu," tambah dia.

Hingga saat ini, organsisasi amal tersebut sudah berhasil memenuhi 5.927 permintaan terakhir orang-orang yang menderita sakit keras.



Sumber Mirror
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X