Kompas.com - 15/02/2015, 01:24 WIB
EditorErvan Hardoko
COPENHAGEN, KOMPAS.com - Kepolisian Denmark, Sabtu (14/2/2015), menemukan mobil yang digunakan para penyerang kafe Krudttoenden, Copenhagen. Mobil Volkswagen Polo itu ditinggalkan begitu saja tak jauh dari lokasi serangan.

Sebelumnya sebuah sejumlah orang menembaki kafe itu ketika sebuah diskusi soal kebebasan berpendapat tengah digelar. Akibat aksi penembakan itu setidaknya satu orang tewas dan tiga polisi terluka.

Diskusi itu digelar seorang seniman asal Swedia Lars Vilks yang pada 2007 membuat umat Muslim sedunia marah karena membuat kartun Nabi Muhammad.

Akibat penembakan tersebut sekitar 30 lubang akibat tembakan terlihat di beberapa kaca jendela kafe Krudttoenden di wilayah utara Kopenhagen. Stasiun televisi setempat TV2 mengabarkan setidaknya dua orang dibawa dengan tandu setelah terjadinya penembakan.

Sejumlah media Denmark bahkan mengabarkan empat orang terluka akibat penembakan itu, tiga di antaranya adalah petugas polisi.

Sementara itu, sang penggagas acara Lars Vilks tidak terluka dalam insiden itu. Demikian disampaikan salah seorang pengelola acara, Helle Merete Brix.

"Saya melihat beberapa orang bertopeng berlari melintas. Saya juga melihat dua orang polisi terluka. Saya menduga sasaran utama serangan ini adalah Lars Vilks," ujar Brix.

Seniman berusia 68 tahun itu memang biasa meminta perlindungan polisi setiap kali dia berada di Denmark dan saat insiden itu terjadi Vilks diyakini dikawal seorang polisi.

Sejumlah saksi mata mengatakan polisi membalas tembakan setelah seseorang berteriak dan menembaki kafe itu dengan menggunuakan senapan otomatis.

Duta besar Perancis untuk Denmark, Francois Zimeray berada di kafe tersebut saat serangan terjadi. "Mereka menembaki kami dari luar kafe. Beruntung mereka tidak berhasil masuk," kata Zimeray.

 


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.