Pakai Paspor Palsu, Pria Pakistan Diturunkan dari Penerbangan EasyJet

Kompas.com - 19/01/2015, 18:21 WIB
Maskapai penerbangan EasyJet. ShutterstockMaskapai penerbangan EasyJet.
EditorErvan Hardoko
ROMA, KOMPAS.com — Pemerintah Italia, Senin (19/1/2015), menyatakan tengah memeriksa latar belakang seorang pria Pakistan yang dicegah terbang menggunakan maskapai EasyJet menuju London setelah diketahui menggunakan paspor palsu.

"Pemeriksaan sedang berlangsung. Jadi, saat ini tak perlu adanya spekulasi yang bisa menimbulkan keresahan," kata Menteri Dalam Negeri Italia Angelino Alfano kepada stasiun televisi Canale5.

"Masih terlalu dini untuk mengatakan apakah kasus ini sekadar pelanggaran undang-undang imigrasi atau lebih dari itu. Kita akan tahu beberapa jam lagi," tambah Alfano.

Penerbangan maskapai EasyJet dengan nomor penerbangan EZY4917 dari Bandara Fiumicino menuju London-Luton dijadwalkan berangkat pada pukul 12.35 waktu setempat, Minggu (18/1/2015) siang.

Namun, sesaat sebelum pesawat itu lepas landas, aparat penjaga perbatasan Italia naik ke atas kabin dan membawa pria Pakistan itu. Demikian penjelasan manajemen EasyJet.

Seorang juru bicara EasyJet mengatakan, pria Pakistan itu dikeluarkan dari pesawat setelah aparat Italia mendapatkan peringatan dari pihak imigrasi Inggris terkait kejanggalan paspor milik pria berusia 33 tahun itu.

Menurut pihak imigrasi Inggris, pria itu memasukkan data yang berbeda saat memesan tiket secara online dengan data yang dimiliki pihak imigrasi. "Kami tak mengetahui apakah paspor itu palsu. Kasus ini masih diselidiki kepolisian," ujar juru bicara EasyJet.

Setelah penumpang itu dan semua barang bawaannya diturunkan lalu diperiksa kembali, pesawat itu kemudian diberangkatkan beberapa jam kemudian.

EasyJet menyatakan, lima orang penumpang yang tak terkait dengan pria Pakistan itu memutuskan untuk tidak melanjutkan penerbangan dan memilih maskapai lain untuk melanjutkan perjalanan.

Kasus ini muncul pada hari yang sama ketika Kementerian Dalam Negeri Italia mengumumkan bahwa seorang warga Pakistan berada di antara sembilan warga asing yang dikeluarkan dari negeri itu sejak Desember lalu karena dicurigai terlibat dalam aksi-aksi terorisme.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Internasional
Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 25 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 25 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Singapura Umumkan Kasus Virus Corona | Trump Dianggap Menipu demi Pilpres AS 2020

[POPULER INTERNASIONAL] Singapura Umumkan Kasus Virus Corona | Trump Dianggap Menipu demi Pilpres AS 2020

Internasional
Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X