Kompas.com - 16/12/2014, 20:25 WIB
Salah satu pesawat milik maskapai Air Asia. AFP/GettySalah satu pesawat milik maskapai Air Asia.
EditorErvan Hardoko
BANGKOK, KOMPAS.com — Penerbangan Air Asia jurusan Bangkok menuju kota Nanjing, China, terpaksa batal dan pesawat harus kembali ke ibu kota Thailand setelah terjadi insiden tak terduga di dalam kabin.

Tak lama setelah pesawat dengan nomor penerbangan FD9101 lepas landas dari Bangkok, Kamis pekan lalu, seorang penumpang pria meminta air panas kepada pramugari untuk menyeduh mi instan milik kekasihnya.

Saat pramugari itu mengatakan mereka harus menunggu hingga pesawat itu mencapai ketinggian jelajah, penumpang pria itu malah membuang mi itu ke lantai kabin, menginjak-injak makanan itu, dan berteriak kepada penumpang lain yang berusaha menenangkannya.

Dia tampaknya masih kesal ketika pramugari membawakan air panas dan memintanya membayar 2 dollar AS atau sekitar Rp 24.000 untuk segelas air panas tersebut. Perdebatan berlanjut ketika penumpang pria itu meminta mata uang China untuk kembalian uang yang digunakannya untuk membayar air panas tersebut.

Saat perdebatan semakin sengit, tanpa disangka, kekasih penumpang pria itu menyiramkan air panas itu ke tubuh seorang pramugari. Saat kru kabin mendesak agar perempuan itu minta maaf, amarah sang kekasih seketika meledak.

"Kamu berpikir saya tidak punya uang? Kamu yang menyebabkan masalah ini dan saya akan meledakkan pesawat ini," kata penumpang pria berkaus abu-abu dalam video yang direkam salah seorang penumpang.

Saat pasangan itu mengetahui pesawat tersebut berbalik arah, si penumpang perempuan menjadi histeris, memukuli jendela, dan mengancam akan melompat dari pesawat tersebut.

Pesawat yang membawa 174 orang penumpang dan enam awak tersebut belum meninggalkan ruang udara Thailand saat insiden tersebut terjadi.

"Pilot memutuskan untuk kembali ke Bandara Don Muang karena menilai tindakan penumpang perempuan itu bisa membahayakan penumpang lainnya dan mengganggu layanan penerbangan," demikian pernyataan Air Asia.

Aparat keamanan Thailand kemudian memeriksa pasangan itu dan dua rekannya yang terlibat dalam insiden di dalam kabin tersebut. Aparat keamanan lalu memerintahkan mereka membayar 1.500 dollar AS untuk pramugari yang mereka siram dengan air panas itu.

Penumpang perempuan itu mendapat tambahan denda 6 dollar AS atau hampir Rp 70.000 dan tiga penumpang lainnya juga harus membayar tambahan denda 3 dollar AS atau sekitar Rp 36.000.

Kabar ini menyebar luas di dunia maya. Para pengguna media sosial di China menyayangkan keputusan tidak mengkriminalkan keempat penumpang itu dan mengecam perilaku memalukan keempat orang tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.