Junta Militer Thailand Gelar Razia Narkoba

Kompas.com - 09/09/2014, 21:21 WIB
NICOLAS ASFOURI / AFP Tentara Thailand berjaga di dekat lokasi basis pengunjuk rasa pro-pemerintah atau kelompok kaus merah di Bangkok.
BANGKOK, KOMPAS.com - Pemerintah Thailand menggelar razia anti-narkoba di seluruh Bangkok, Selasa (9/9/2014), dengan mengirim puluhan "pecandu" ke pusat-pusat rehabilitasi setelah polisi melakukan tes urin dari pintu ke pintu.

Operasi fajar yang digelar polisi dan tentara itu menangkap 22 pengedar kelas teri. Sedangkan 83 orang pengguna dikirim ke pusat-pusat rehabilitasi. Demikian wakil kepala kepolisian Bangkok Ittipon Piriyapinyo.

"Kami menuju tempat-tempat yang menjadi target, yaitu tempat berkumpulnya remaja, lokasi tempat orang menggunakan narkoba dan lokasi para pengedar kecil," ujar Ittipon.

Para tersangka ditangkap di sejumlah kawasan di seluruh penjuru ibu kota Thailand itu setelah mengaku telah menggunakan narkoba atau tidak lolos tes urin.


"Jika mereka tidak mau pergi ke pusat rehabilitasi maka mereka akan disidangkan. Jika mereka pergi secara sukarela maka mereka akan diperlakukan sebagai pasien," tambah Ittipon.

Operasi ini merupakan uji coba sebelum sebuah operasi anti-narkoba jangka panjang digelar yang bertujuan untuk mengirim 900 orang pengguna narkoba ke pusat-pusat rehabilitasi.

Thailand adalah salah satu negara di dunia yang menerapkan hukuman berat untuk kejahatan narkotika, termasuk menerapkan hukuman mati dalam beberapa kasus.

Pemerintah militer Thailand tidak hanya mengincar para pengedar dan pengguna narkoba. Pemerintah mengincar semua kejahatan terorganisi dan sudah melakukan penggerebekan di lokasi-loasi judi ilegal, serta menangkapi para pengelola judi online.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorErvan Hardoko
SumberAFP
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pasukan Iran kepada Kapal Tanker Inggris: Jika Anda Patuh, Anda Bakal Selamat

Pasukan Iran kepada Kapal Tanker Inggris: Jika Anda Patuh, Anda Bakal Selamat

Internasional
Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang yang Tewaskan 34 Orang Pencandu Game

Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang yang Tewaskan 34 Orang Pencandu Game

Internasional
Joe Biden Kecam Keras Komentar Tercela Trump kepada 4 Anggota DPR AS

Joe Biden Kecam Keras Komentar Tercela Trump kepada 4 Anggota DPR AS

Internasional
Seorang Ibu Dipenggal Anaknya Disaksikan Bocah 4 Tahun

Seorang Ibu Dipenggal Anaknya Disaksikan Bocah 4 Tahun

Internasional
5 Kisah Anjing Setia: 'Menangis' di Peti Mati hingga Berkorban demi Majikan

5 Kisah Anjing Setia: "Menangis" di Peti Mati hingga Berkorban demi Majikan

Internasional
Iran Sita Kapal Tanker Inggris sebagai Balasan Setelah Kapal Mereka Ditangkap

Iran Sita Kapal Tanker Inggris sebagai Balasan Setelah Kapal Mereka Ditangkap

Internasional
Anjing Setia Ini Berjalan 200 Km Pulang ke Rumah Majikan yang Membuangnya

Anjing Setia Ini Berjalan 200 Km Pulang ke Rumah Majikan yang Membuangnya

Internasional
Terungkap, Ini Alasan Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang Beraksi

Terungkap, Ini Alasan Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang Beraksi

Internasional
AS Punya Bukti Kuat Tembak Jatuh Drone Iran

AS Punya Bukti Kuat Tembak Jatuh Drone Iran

Internasional
Ingin Berkencan dengan Awak Kabin Lufthansa, Pria 65 Tahun Buat Ancaman Bom Palsu

Ingin Berkencan dengan Awak Kabin Lufthansa, Pria 65 Tahun Buat Ancaman Bom Palsu

Internasional
Mantan Ratu Kecantikan Rusia Bantah Bercerai dari Eks Raja Malaysia

Mantan Ratu Kecantikan Rusia Bantah Bercerai dari Eks Raja Malaysia

Internasional
Pengacara Benarkan Mantan Raja Malaysia Bercerai dari Eks Miss Moscow

Pengacara Benarkan Mantan Raja Malaysia Bercerai dari Eks Miss Moscow

Internasional
Sempat Batal, India Jadwalkan Ulang Peluncuran Roket ke Bulan Senin Depan

Sempat Batal, India Jadwalkan Ulang Peluncuran Roket ke Bulan Senin Depan

Internasional
Inggris: Iran Memilih Langkah Berbahaya dengan Menahan Kapal Tanker

Inggris: Iran Memilih Langkah Berbahaya dengan Menahan Kapal Tanker

Internasional
Ingin Pergi ke Ghana, Seorang Pria Panjat Mesin Pesawat yang Hendak Terbang

Ingin Pergi ke Ghana, Seorang Pria Panjat Mesin Pesawat yang Hendak Terbang

Internasional
Close Ads X