Kompas.com - 07/09/2014, 07:41 WIB
Seorang prajurit Irak menembakkan senapan beratnya ke arah pasukan ISIS dalam pertempuran di kota Tuz Khurmatu, provinsi Salahedin, MInggu (1/9/2014). Pasukan gabungan Kurdi dan milisi Syiah dikabarkan berhasil merebut kembali kota Sulaiman Bek. JM LOPEZ / AFPSeorang prajurit Irak menembakkan senapan beratnya ke arah pasukan ISIS dalam pertempuran di kota Tuz Khurmatu, provinsi Salahedin, MInggu (1/9/2014). Pasukan gabungan Kurdi dan milisi Syiah dikabarkan berhasil merebut kembali kota Sulaiman Bek.
EditorFarid Assifa
KOMPAS.com - Perdana Menteri Kurdistan Irak, Nechirvan Barzani menyambut pembentukan koalisi internasional untuk melawan Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS/IS), yang dipimpin oleh Amerika Serikat, termasuk beberapa anggota NATO.

Barzani membuat pernyataan selama konferensi pers bersama dengan Duta Besar Kanada untuk Irak, Bruno Sakomana, Sabtu (7/9/2014), dan berharap langkah itu akan membuktikan berbuah secepat mungkin.

Dalam pembicaraannya dengan Sakomana, Barzani menghargai kunjungan duta besar dan menyatakan terima kasih kepada Kanada atas dukungan negara itu ke daerah dalam perang melawan terorisme.

Pemerintah Daerah Kurdistan mengatakan dalam satu pernyataan.

Kanada memberikan bantuan untuk menghadapi krisis kemanusiaan di wilayah yang diakibatkan perpindahan sejumlah besar orang yang meninggalkan rumah mereka karena takut serangan-serangan ISIS, tambahnya.

Sementara itu, Sakomana menyampaikan penghargaan kepada pasukan Peshmerga Kurdi untuk memukul mundur para teroris ISIS, terutama selama beberapa hari terakhir.

Barzani mengatakan, dia bangga dengan Peshmerga, mendesak masyarakat internasional untuk menawarkan mereka semua bentuk dukungan dan bantuan, sehingga mereka bisa memukul mundur para teroris.

Peshmerga selama beberapa hari berhasil menguasai tempat-tempat strategis di dekat Mosul, dan sumber-sumber mengatakan bahwa hingga 40 militan ISIS tewas dalam pertempuran itu.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X