Irak: ISIS Rampas Materi Uranium dari Universitas Mosul

Kompas.com - 10/07/2014, 16:31 WIB
Pasukan ISIS berparade di kota Raqqa, Suriah. Reuters/Al ArabiyaPasukan ISIS berparade di kota Raqqa, Suriah.
EditorErvan Hardoko
VIENNA, KOMPAS.com — Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), Kamis (10/7/2014), menyatakan, material nuklir yang oleh Pemerintah Irak dikabarkan telah direbut kelompok militan Sunni merupakan material "level rendah" dan tidak menimbulkan bahaya keamanan yang signifikan.

Sebelumnya, Pemerintah Irak pada 8 Juli lalu menyurati PBB bahwa "kelompok-kelompok teroris" merampas material nuklir yang digunakan untuk riset ilmiah di sebuah universitas di wilayah utara negeri itu.

Dalam suratnya itu, Pemerintah Irak meminta bantuan PBB untuk menghindarkan risiko digunakannya material nuklir itu oleh teroris, baik di dalam negeri Irak maupun di luar negeri.

"IAEA telah menerima pemberitahuan dari Irak dan kami tengah melakukan kontak untuk mengetahui semua rincian masalah ini," kata juru bicara IAEA, Gill Tudor.


"Berdasarkan informasi awal yang kami terima, kami yakin material nuklir yang dirampas itu adalah material level rendah dan tidak menimbulkan ancaman keamanan atau ancaman nuklir siginifikan," lanjut Tudor.

Meski demikian, tambah Tudor, IAEA tetap menerapkan prosedur standar dalam menghadapi masalah hilangnya materi nuklir atau materi radioaktif lainnya.

Dalam suratnya kepada Sekjen PBB Ban Ki-moon, Duta Besar Irak untuk PBB Mohamed Ali Hakim mengatakan, hampir 40 kilogram materi uranium disimpan di Universitas Mosul.

Alhakim, dalam suratnya, mengatakan, Pemerintah Irak mengkhawatirkan perkembangan itu dan menambahkan bahwa material seperti itu bisa digunakan untuk memproduksi senjata pemusnah massal.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah di Suriah yang Ajari Anaknya Tertawa Saat Dengar Ledakan Bom: Suatu Hari, Dia Akan Tahu Ini Suara Kematian

Ayah di Suriah yang Ajari Anaknya Tertawa Saat Dengar Ledakan Bom: Suatu Hari, Dia Akan Tahu Ini Suara Kematian

Internasional
Erdogan Ancam Bakal Serang Suriah, Begini Peringatan Rusia

Erdogan Ancam Bakal Serang Suriah, Begini Peringatan Rusia

Internasional
Jika Suriah Tak Tarik Pasukannya, Erdogan Ancam Gelar Operasi Militer 'Secepatnya'

Jika Suriah Tak Tarik Pasukannya, Erdogan Ancam Gelar Operasi Militer "Secepatnya"

Internasional
Mantan PM Australia Sebut Ada Pejabat Malaysia Yakin Pilot Malaysia Airlines MH370 Bunuh Diri

Mantan PM Australia Sebut Ada Pejabat Malaysia Yakin Pilot Malaysia Airlines MH370 Bunuh Diri

Internasional
Pemerintah China Sebut Tindakan AS Curigai Medianya Tak Bisa Diterima

Pemerintah China Sebut Tindakan AS Curigai Medianya Tak Bisa Diterima

Internasional
Strategi China Atasi Virus Corona Dianggap Tepat oleh WHO

Strategi China Atasi Virus Corona Dianggap Tepat oleh WHO

Internasional
Tutup Perbatasan, Rusia Larang Warga China Masuk Negaranya

Tutup Perbatasan, Rusia Larang Warga China Masuk Negaranya

Internasional
WHO Puji Singapura Terkait Penanganan Virus Corona

WHO Puji Singapura Terkait Penanganan Virus Corona

Internasional
Korea Selatan Konfirmasi Lonjakan Kasus Korban Infeksi Virus Corona Sebanyak 50 Persen

Korea Selatan Konfirmasi Lonjakan Kasus Korban Infeksi Virus Corona Sebanyak 50 Persen

Internasional
WNI Penderita Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

WNI Penderita Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

Internasional
Perawat, Orangtua, dan Saudaranya Meninggal di Wuhan akibat Virus Corona

Perawat, Orangtua, dan Saudaranya Meninggal di Wuhan akibat Virus Corona

Internasional
Inggris Bakal Larang Pekerja yang Tak Bisa Bahasa Inggris dan Tidak Terampil

Inggris Bakal Larang Pekerja yang Tak Bisa Bahasa Inggris dan Tidak Terampil

Internasional
Iran Sebut Trump Tidak Berani Perang, Takut Kalah Pilpres

Iran Sebut Trump Tidak Berani Perang, Takut Kalah Pilpres

Internasional
Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Negatif Virus Corona Keluar

Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Negatif Virus Corona Keluar

Internasional
AS Curigai 5 Media China di Bawah Kendali Beijing

AS Curigai 5 Media China di Bawah Kendali Beijing

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X