Kompas.com - 17/06/2014, 15:44 WIB
EditorErvan Hardoko

MADRID, KOMPAS.com - Kepolisian Spanyol, Selasa (17/6/2014) dini hari, menahan delapan orang karena diduga merekrut sukarelawan untuk berperang di Suriah dan Irak.

Polisi memperkirakan sel ini berusaha mengirim orang-orang untuk bergabung dengan kelompok militan Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS).

Pemimpin kelompok ini pernah ditahan di penjara militer AS di Teluk Guantanamo di Kuba setelah ditangkap di Afganistan.

Sejumlah laporan yang belum dapat dipastikan di media Spanyol mengatakan salah satu dari delapan orang tersebut berasal dari Spanyol, seorang lain dari Argentina dan enam lainnya dari Maroko.

Pimpinan kelompok yang dilaporkan media Spanyol bernama Lahcen Ikasrrien, ditahan di Teluk Guantanamo selama beberapa tahun, tetapi dibebaskan tahun 2005 ke Spanyol karena kekurangan bukti.

Polisi juga dilaporkan mencari saudara laki-laki salah satu pengebom Madrid. Serangan yang dilakukan kelompok militan Islam terhadp empat kereta pada bulan Maret 2004 menewaskan 191 orang dan mencederai 1.800 orang lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.