Kompas.com - 10/03/2014, 15:42 WIB
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un memberikan suaranya dalam pemilihan umum yang digelar Minggu (9/3/2014). Kim mewakili daerah pemilihan 111, Gunung Paektu dan seluruh warga di kawasan itu memilih dia. KCNA / AFPPemimpin Korea Utara, Kim Jong Un memberikan suaranya dalam pemilihan umum yang digelar Minggu (9/3/2014). Kim mewakili daerah pemilihan 111, Gunung Paektu dan seluruh warga di kawasan itu memilih dia.
EditorErvan Hardoko
PYONGYANG, KOMPAS.com — Media Pemerintah Korea Utara, Senin (10/3/2014), memastikan bahwa pemimpin negeri itu, Kim Jong Un, memperoleh suara 100 persen dalam pemilihan umum parlemen Korea Utara.

Kim Jong Un memenangi semua suara di daerah pemilihan yang diwakilinya dalam pemilu yang digelar pada Minggu (9/3/2014).

Kemenangan ini membuat Kim Jong Un resmi bergelar anggota parlemen, sebuah gelar yang menambah deretan gelarnya yang sudah sangat panjang itu.

Beberapa gelar yang disandang Kim Jong Un, antara lain, panglima tertinggi angkatan bersenjata dan ketua komisi pertahanan nasional.

"Semua pemilih di daerah pemilihan mengambil bagian dalam pemilu dan 100 persen suara mereka untuk Kim Jong Un," kata kantor berita Korea Utara, KCNA.

"Ini adalah bentuk dari dukungan mutlak dan kepercayaan yang tak terbantahkan dari rakyat kepada Kim Jong Un," tambah KCNA.

Pemilihan umum ini menjadi ajang bagi adik perempuan Kim Jong Un untuk memulai debutnya dalam menancapkan kekuasaan generasi ketiga keluarga Kim. Sang adik, Kim Yo Jong, diyakini berusia 26 tahun, mendampingi Kim Jong Un ke tempat pemungutan suara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ini bukan penampilan publik perdana Kim Jo Yong. Pada 2011 dia terlihat di stasiun televisi nasional bercucuran air mata saat mendampingi Kim Jong Un menghadiri pemakaman ayah mereka, Kim Jong Il.

Sejak saat itu, Kim Jo Yong sesekali terlihat mendampingi kakaknya dalam sejumlah kunjungan lapangan resmi.

Dalam sistem pemilu Korea Utara, terdapat 700 daerah pemilihan dan setiap daerah pemilihan hanya memiliki satu kandidat yang ditentukan negara. Kondisi ini memastikan kemenangan mutlak di setiap pemungutan suara.

Memberikan suara adalah kewajiban di Korea Utara. Media pemerintah mengatakan, semua orang yang terdaftar sebagai pemilih, kecuali mereka yang berada di luar negeri, datang ke TPS dan memberikan suara.

Pemilihan anggota Dewan Rakyat Tertinggi (SPA) digelar setiap lima tahun, dan ini adalah yang pertama di bawah kekuasaan Kim Jong Un. Kim Jong Un sendiri menjadi kandidat di konstituen nomor 111, Gunung Paektu.

Bagi warga Korea Utara, Gunung Paektu adalah tempat yang sakral. Sebab, menurut propaganda negeri tersebut, Gunung Paektu adalah tempat kelahiran Kim Jong Il.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.