Kompas.com - 16/01/2014, 18:03 WIB
Kerusuhan dikabarkan terjadi di Konsulat Jendral RI di Jeddah, Arab Saudi, Minggu (9/6/2013). Kerusuhan dipicu proses pengurusan dokumen izin tinggal dan perjalanan. Kerusuhan dikabarkan terjadi di Konsulat Jendral RI di Jeddah, Arab Saudi, Minggu (9/6/2013). Kerusuhan dipicu proses pengurusan dokumen izin tinggal dan perjalanan.
EditorErvan Hardoko

JEDDAH KOMPAS.com - Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Arab Saudi membantah laporan sejumlah pegiat buruh migran asal Indonesia di Jeddah terkait berita kematian sedikitnya satu TKW yang sedang ditahan di pusat detensi imigrasi setempat.

Dalam pesan singkat yang beredar Rabu (15/1/2014) diberitakan seorang TKW yang sedang sakit di pusat detensi Tarhil Sumaysi, Jeddah, meninggal dunia karena terlambat mendapat pertolongan.

"KJRI telah mengklarifikasi berita tersebut dan ternyata tidak benar, WNI itu sudah ditemukan kemarin di salah satu rumah sakit di Jeddah," tulis Pelaksana Penerangan Sosial Budaya KJRI Jeddah, Syarif Shahab kepada BBC Indonesia.

Seorang pegiat hak buruh migran asal Indonesia, Tobibuddin, sebelumnya kepada BBC Indonesia mengatakan dua TKW meninggal dunia atas nama Khotijah binti Sangidan dan Khotijah binti Hosen.

Sementara menurut Syarif, aparat KJRI terus berusaha mencari konfirmasi terkait berita yang muncul pada Selasa (14/1) malam waktu setempat itu. Namun, tak ditemukan keterangan pasti terkait lokasi jenazah bila memang benar telah meninggal.

Hingga kemudian menurutnya TKW yang dilaporkan masih hidup meski menderita sakit cukup berat. "Menurut dokter yang merawat, yang bersangkutan mengalami gangguan pernafasan dan tengah dirawat intensif di RS Tsagar, Jeddah," tambah Syarif.

Memprihatinkan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Silang-sengkarut informasi ini muncul di tengah masih rumitnya persoalan menyangkut pemulangan pekerja migran asal Indonesia yang gagal mendapat pengampunan pemerintah Kerajaan Arab Saudi, November lalu.

Dari  ribuan orang yang kemudian secara sukarela ditahan di pusat detensi imigrasi Tarhil Sumaysi, Jeddah, menurut KJRI, kini jumlahnya tinggal ratusan orang.

Pusat tahanan ini diklaim memiliki klinik kesehatan yang memadai sehingga cukup membantu TKI yang sakit selama belum dipulangkan ke Indonesia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.