Filipina Anggarkan Rp 98 Triliun untuk Rehabilitasi Daerah Bencana

Kompas.com - 18/12/2013, 15:29 WIB
Warga berjalan-jalan dan melihat-lihat sebuah kapal yang terseret ke daratan di dekat kota Tacloban akibat sapuan topan Haiyan. NOEL CELIS / AFPWarga berjalan-jalan dan melihat-lihat sebuah kapal yang terseret ke daratan di dekat kota Tacloban akibat sapuan topan Haiyan.
EditorErvan Hardoko
MANILA, KOMPAS.com — Pemerintah Filipina, Rabu (18/12/2013), meluncurkan rencana rehabilitasi pascabencana topan Haiyan dengan biaya 8,17 miliar dollar AS atau sekitar Rp 98 triliun.

Anggaran itu akan digunakan untuk mengembalikan kehidupan jutaan orang yang menjadi tunawisma bencana tersebut dan meningkatkan kemampuan negeri itu dalam menghadapi bencana lain.

Sehari setelah Filipina mengakhiri masa berkabung selama 40 hari untuk mengenang ribuan korban tewas akibat terjangan Haiyan, Presiden Benigno Aquino menyerukan lebih banyak bantuan asing dan swasta untuk merehabilitasi ratusan komunitas yang hancur.

"Pekerjaan yang ada di hadapan kita adalah memastikan masyarakat kembali bangkit dan lebih kuat dari sebelumnya," kata Aquino di hadapan para diplomat asing.

Terjangan topan Haiyan berkekuatan 315 kilometer per jam membuat setidaknya 8.000 orang tewas atau hilang di kawasan seluas Portugal di wilayah tengah Filipina.

Tak hanya itu, gelombang laut raksasa menghancurkan 1,2 juta rumah, mengakibatkan 4,4 juta orang di salah satu wilayah termiskin di Filipina itu tak mempunyai tempat tinggal.

Bencana ini juga mengakibatkan setidaknya enam juta lapangan kerja hilang dan memangkas pertumbuhan ekonomi Filipina tahun ini dan tahun depan sebesar 0,3 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Presiden Aquino menambahkan, bencana topan Haiyan yang merupakan salah satu yang terhebat di Filipina mengakibatkan kerugian hingga 12,9 miliar dollar AS.

Departemen Perencanaan Ekonomi Filipina mengatakan, dana rehabilitasi sebesar 8,17 miliar dollar AS itu akan dikucurkan bertahap selama empat tahun hingga 2017.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X