Sekjen PBB Sambut Baik Resolusi DK PBB untuk Afrika Tengah

Kompas.com - 06/12/2013, 12:38 WIB
Dua prajurit Perancis tengah memeriksa kepadatan tanah yang akan digunakan sebagai lahan parkir pesawat terbang militer di areal bandar udara Bangui, Republik Afrika Tengah. Perancis berencana mengirim 1.000 prajurit dan peralatan perangnya untuk membantu negeri itu memulihkan keamanan. SIA KAMBOU / AFPDua prajurit Perancis tengah memeriksa kepadatan tanah yang akan digunakan sebagai lahan parkir pesawat terbang militer di areal bandar udara Bangui, Republik Afrika Tengah. Perancis berencana mengirim 1.000 prajurit dan peralatan perangnya untuk membantu negeri itu memulihkan keamanan.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
NEW YORK, KOMPAS.com - Dewan Keamanan PBB, Kamis (5/12/2013) malam waktu setempat, mengeluarkan resolusi yang mengesahkan pengiriman pasukan Perancis ke Republik Asia Tengah. Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon pun menyambut baik keputusan itu.

"Sekretaris Jenderal sangat menyambut pengesahan Resolusi 2127 (2013) oleh Dewan Keamanan hari ini (Kamis, red), yang diperlukan bagi pengiriman pasukan dari Afrika dan Perancis untuk menangani situasi di Republik Afrika Tengah," kata pernyataan yang dilansir Markas Besar PBB.

Juru bicara Ban, dalam pernyataannya itu, mengatakan resolusi tersebut sebagai langkah penting dan tepat waktu. Resolusi itu dinyatakan sebagai pesan yang jelas mengenai tekad internasional untuk menanggapi krisis yang terjadi di Afrika Tengah.

"(Kami)  mendesak Resolusi 2127 diterapkan sekarang dengan kecepatan penuh sehingga rakyat Republik Afrika Tengah dapat terbebas dari kerusuhan, ketidak-amanan, dan penderitaan lebih jauh," kata pernyataan itu.

Ban dalam pernyataan itu juga mengatakan PBB bersedia melakukan semua tindakan yang diperlukan guna memastikan pelaksanaan resolusi itu secara penuh. Dia pun menyampaikan keprihatinan atas memburuknya keamanan di Republik Afrika Tengah.

PBB, kata pernyataan itu, mengutuk keras beragam serangan yang terjadi di negara bekas jajahan Perancis itu, termasuk serangan terakhir yang terjadi Kamis. "PBB mengutuk serangan itu, menyeru pemerintah memastikan penghentian segera kerusuhan dan menyeru warga menahan diri serta menghindari lingkaran pembalasan."

Pernyataan tersebut memuat pula sambutan baik Sekjen PBB atas pembentukan Komisi Penyelidikan Internasional dan penerapan sanksi merujuk pada Resolusi 2127 yang baru disahkan itu.

Kalangan internasional, dimotori Perancis, berusaha meredam konflik berdarah yang terus melanda Afrika Tengah. Beragam aksi kekerasan di sana ditengarai sudah mengarah pada upaya pemusnahan etnis.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber ANT
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X