Kompas.com - 24/11/2013, 17:12 WIB
Pesawat Boeing 787 Dreamliner milik Japan Airlines harus membatalkan penerbangannya ke Tokyo, setelah mengalami kebocoran bahan bakar sesaat sebelum tinggal landas dari bandara Logan, Boston, AS. APPesawat Boeing 787 Dreamliner milik Japan Airlines harus membatalkan penerbangannya ke Tokyo, setelah mengalami kebocoran bahan bakar sesaat sebelum tinggal landas dari bandara Logan, Boston, AS.
EditorTri Wahono


KOMPAS.com —
Lima belas maskapai penerbangan menerima peringatan tentang kemungkinan terbentuknya lapisan es pada mesin pesawat Boeing 747-8 serta Boeing 787 Dreamliner.

Ancaman pembekuan ini diduga memengaruhi sejumlah tipe mesin yang dibuat oleh General Electric ketika pesawat dibawa terbang mendekati lokasi badai level tinggi, dan sudah berujung pada dua pembatalan penerbangan Japan Airlines untuk dua rute internasional.

Sudah tercatat setidaknya enam insiden sejak April lalu ketika pesawat yang menggunakan mesin buatan GE tiba-tiba mati saat berada di ketinggian.

Untuk Dreamliner produksi Boeing, isu ini menjadi masalah teknis terbaru yang harus diatasi.

Akibat masalah baterai sebelumnya awal tahun ini seluruh armada pesawat jumbo tipe baru itu harus dikandangkan untuk perbaikan.

Sejauh ini baru pesawat penumpang Boeing seri 747-8 serta 787 Dreamliner yang diduga terpengaruh masalah pembekuan di ketinggian ini.

Maskapai yang diberi peringatan akan kemungkinan insiden ini antara lain Lufthansa, United Airlines, serta Japan Airlines.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam peringatan itu ditulis bahwa mesin pesawat besutan GE, GE's GEnx, tak disarankan dibawa terbang sejauh 50 nautical mil dari arah datangnya badai yang mungkin membawa butiran kristal es.

Akibatnya JAL memutuskan tak menurunkan armada Dreamliner-nya untuk penerbangan Tokyo-Delhi serta Tokyo-Singapura.

"Boeing dan JAL bersama berkomitmen pada keselamatan penumpang serta kru yang berada dalam penerbangan pesawat kami. Kami menghormati keputusan JAL untuk menunda operasi sebagian armada 787 pada beberapa rute tersebut," kata seorang juru bicara Boeing, sebagaimana dikutip Reuters.

Sementara pada saat yang sama GE dan Boeing tengah berupaya menemukan cara untuk mengatasi problem ini dengan modifikasi piranti lunak sistem kontrol mesinnya.

"Problem yang sama tidak ditemui oleh maskapai British Airways yang menggunakan mesin buatan Rolls Royce pada armada pesawat Dreamliner mereka," kata wartawan BBC, Ben Geoghegan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.