Kompas.com - 12/10/2013, 11:13 WIB
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Lantaran tak ada penerbangan langsung ke AS, perusahaan pos negara Kuba merugi. Warta koran nasional Granma pada Sabtu (12/10/2013) menunjukkan hal itu.

AS dan Kuba memang tak punya hubungan resmi sejak penutupan penerbangan langsung pada 1963. Kala itu, Washington memutuskan memperketat sanksi ekonomi terhadap Kuba.

Gara-gara kebijakan itu, pos Kuba mesti menggunakan negara ketiga untuk lalu lintas pengiriman surat maupun barang. Sudah barang tentu, dengan kebijakan itu, ongkos yang mesti ditanggung pos Kuba dan konsumen jadi lebih tinggi.

Kendati demikian, Granma tidak memerinci jumlah kerugian yang ditanggung pos Kuba selama ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.