Kompas.com - 01/10/2013, 18:30 WIB
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — PBB melalui Misi Bantuan untuk Irak (UNAMI) dalam rilis terbarunya mengatakan, selama September 2013, ada 979 orang tewas di Irak. "Mereka menjadi korban kekerasan bersenjata," kata lembaga itu sebagaimana warta AP pada Selasa (1/10/2013).

UNAMI lebih lanjut mengatakan, dari jumlah tadi, sebanyak 887 korban tewas adalah warga sipil, termasuk di dalamnya adalah 127 polisi. "Sementara anggota Tentara Keamanan Nasional Irak yang tewas ada 92 orang," kata UNAMI.

Data itu juga menunjukkan kalau ada 2.133 warga terluka. Rinciannya, 1.957 warga sipil dan 176 anggota tentara Irak.

Baghdad

UNAMI juga menggelontorkan data soal kota paling berbahaya di Irak. Peringkat pertama adalah Baghdad. Selama September ini, jumlah korban tewas di situ ada 418 orang. "Korban luka ada 1.011 orang," terang UNAMI.

Kota-kota berbahaya setelah Baghdad adalah  Niniveh, Diyala, Salahudin, dan Anbar. "Kirkuk, Arbil, Babil, Wasit, Dhi-Qar, dan Basra adalah kota dengan sedikit korban jiwa," tulis UNAMI.

Lantaran Irak masih berpotensi bagi maraknya kekerasan, Utusan Khusus PBB untuk Irak Nickolay Mladenov menyerukan kepada banyak negara untuk kembali menjalin usaha dialog nasional dan rekonsiliasi bagi Irak. "Semua pihak harus bersama-sama menghentikan kekerasan di Irak," katanya menegaskan.

Sejak Desember 2012, tensi kekerasan antara kelompok Sunni dan Syiah di Irak makin menanjak. Kelompok Sunni dalam protesnya mengatakan kalau pada enam provinsi berbasis mayoritas Sunni, para pemimpinnya malahan dari Syiah. "Termasuk di wilayah Sunni di Baghdad," kata pernyataan kelompok Sunni.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.