Kompas.com - 22/09/2013, 16:05 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Topan Usagi melanda Hongkong pada Minggu (22/9/2013), yang mengakibatkan terhentinya layanan di salah satu pelabuhan tersibuk di dunia itu dan memaksa layanan penerbangan dihentikan.

Topan Usagi, yang dalam bahasa Jepang berarti kelinci, melanda Hongkong dengan kecepatan 165 kilometer (103 mil) per jam, dan memaksa para penduduk yang berada di wilayah yang rentan bencana untuk bersiaga.

Para meteorologis menyebutkan bahwa Usagi adalah topan terkuat yang muncul pada tahun ini, dan telah menyebabkan kerusakan di Filipina dan Taiwan. Sementara itu, petugas di Hongkong mengeluarkan peringatan mengenai dampak dari topan tersebut yang bisa menyebabkan banjir di wilayah dataran rendah.

Di bandara Chek Lap Kok, konter check in berbagai maskapai penerbangan "dikepung" oleh para penumpang yang cemas, setelah Cathay Pacific membatalkan semua penerbangan mulai pukul 18.00 hari ini.

Kebanyakan maskapai mengikuti langkah Cathay Pacific, dan semua maskapai bisa melakukan penerbangan sebelum pukul 18.00 hari ini. Semua penerbangan dari London, Sydney, dan Chicago adalah di antara jurusan yang dibatalkan untuk mendarat di Hongkong.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.