Inggris Jatuhkan Denda terhadap Stasiun Televisi Islam

Kompas.com - 22/08/2013, 19:04 WIB
Logo Noor TV. www.updatednews.caLogo Noor TV.
EditorErvan Hardoko

LONDON, KOMPAS.com — Badan pengawas penyiaran Inggris, Ofcom, mendenda saluran televisi Islam karena dianggap memicu kekerasan.

Denda sebesar 85.000 poundsterling atau sekitar Rp 1,2 miliar itu merupakan tindak lanjut dari keputusan pada Desember lalu bahwa Noor TV melanggar kode etik penyiaran.

Kasusnya menyangkut seorang pembawa acara yang mengatakan sudah menjadi tugas umat Islam untuk membunuh semua orang yang menghina Nabi Muhammad.

Dalam program Paigham-e-Mustafa pada 3 Mei 2012, pembawa acara Allama Muhammad Farooq Nizami menjawab pertanyaan dari para pemirsa di seluruh dunia tentang masalah-masalah yang berkaitan dengan Islam.

"Hukuman apa yang dijatuhi bagi orang yang menghina Nabi Muhammad?" tanya seorang pemirsa kala itu.

"Dipastikan tidak ada keraguan bahwa hukuman bagi orang yang menghina Nabi Muhammad adalah kematian," kata Nizami.

Nizami juga membenarkan tindakan Mumtaz Qadri, yang membunuh gubernur negara bagian Punjab, India, Salmaan Taseer, pada tahun 2011 karena tidak setuju dengan seruan Taseer agar undang-undang penghinaan agama diubah.

Ofcom mengatakan, denda yang besar itu mencerminkan keseriusan pelanggaran yang dilakukan, tetapi tidak sampai mencabut lisensi siaran.

Noor TV—yang dimiliki oleh Al Ehya Digital Television—memiliki jangkauan siaran di Inggris Raya dan juga ke seluruh dunia lewat saluran Sky.

Pwn membela diri dengan mengatakan bahwa niat presenter sebenarnya adalah meminta agar umat Islam bertanggung jawab untuk terlibat jika melihat penghinaan terhadap Nabi Muhammad.

Bagaimanapun Nizami—yang sudah bekerja selama lima tahun di Noor TV—diberhentikan bulan Mei itu juga dengan alasan mempromosikan pandangan politik dan tindakan kekerasan dalam siaran.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X